Polisi Tangkap 40 Petani di Mukomuko

Akar Law Office Desak Kapolri Instruksikan Kapolres Mukomuko Terbitkan SP3 Terhadap 40 Petani Sawit

Kuasa hukum 40 petani di Mukomuko, Akar Law Office (ALO) mendesak Kapolres Mukomuko menghentikan penyidikan terhadap 40 petani di Mukomuko.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Istimewa
40 orang petani yang terhimpun dalam Perkumpulan Petani Pejuang Bumi Sejahtera (P3BS) Kecamatan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu ditangkap polisi. 

Sementara, untuk foto yang beredar, yang dikatakan petani yang mengalami luka akibat ditangkap petugas, Sudarno membantahnya.

Bahkan, menurut Sudarno, foto tersebut adalah hoaks.

"Kita juga pastikan para warga yang diamankan tidak ada yang mengenalinya," ujar Sudarno.

Sebelumnya, 40 petani di Mukomuko yang ditangkap akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Sudarno mengatakan penetapan tersangka kepada para petani ini dilakukan pada Jumat (13/5/2022) kemarin.

Dari 40 petani ini, ada dua kategori penetapan tersangka, yaitu pencurian dan penghasutan.

Ada 3 orang petani yang ditetapkan sebagai tersangka penghasutan, yakni BI (52 tahun), LN (28 tahun), dan ZI (51 tahun).

Ketiga tersangka ini dijerat dengan pasal 363 KUHP ayat 1 ke 4.

Kemudian, ada 37 petani lainnya yang ditetapkan tersangka pencurian, dengan inisial YD (43 tahun), HN (45 tahun), SN (49 tahun), MS (52 tahun), DW (28 tahun), ES (39 tahun), AD (46 tahun), AA (40 tahun), AJ (46 tahun), PS (28 tahun), HH (41 tahun), GN (22 tahun), CI (36 tahun), IS (42 tahun), RH (33 tahun), MA (33 tahun), SN (40 tahun), AZ (35 tahun), IL (45 tahun), HM (25 tahun), AI (42 tahun), AT (29 tahun), AD (24 tahun), SI (26 tahun), HSJ (27 tahun), HE (26 tahun), IS (30 tahun), HN (46 tahun), IR (53 tahun), MK (45 tahun), WU (25 tahun), ES (37 tahun), SN (32 tahun), HO (35 tahun), AI (31 tahun), dan HH (27 tahun), serta RI (50 tahun).

Kronologi peristiwa pencurian ini, lanjut Sudarno, dimulai dengan tersangka LN yang mengajak para petani untuk melakukan pemanenan atau pencurian TBS kelapa sawit milik PT Daria Dharma Pratama (DDP) areal divisi 7 lahan eks HGU di Kecamatan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, pada Kamis (12/5/2022) pukul 08.00 WIB.

Kemudian, setelah semua tersangka berkumpul, mereka menggunakan 13 kendaraan roda empat jenis pick up mendatangi lokasi dan melakukan pencurian.

Aksi para pelaku kemudian didapati oleh satpam dan personel Polri yang tergabung dalam pengamanan.

Polisi kemudian mengamankan 40 orang tersebut, dan membawanya ke Mapolres Mukomuko untuk pemeriksaan, hingga ditetapkan sebagai tersangka.

"Semua pelaku dalam kondisi sehat dan tidak ada yang terluka, serta tersangka diperlakukan dengan baik," ucap Sudarno.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved