Cerita Seniman Bengkulu

Cerita Pilu Riswanto, Lukisanya Pernah Dihargai Rp 10 Ribu Hingga Jadi Seniman Terkenal di Bengkulu

Cerita pilu Riswanto seorang pelukis yang hasil karyanya cuma dihargai Rp 10 ribu sebelum menjadi seniman yang terkenal di Povinsi Bengkulu.

Penulis: Kartika Aditia | Editor: Hendrik Budiman
Kartika Aditia/TribunBengkulu.com
Riswanto dan lukisannya, Seniman sekaligus koordinator dalam aksi menggambar bersama di Taman Budaya, Minggu (15/5/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Kartika Aditia

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Cerita pilu Riswanto seorang pelukis yang hasil karyanya cuma dihargai Rp 10 ribu sebelum menjadi seniman yang terkenal di Povinsi Bengkulu.

Riswanto menceritakan suka dukanya selama menekuni hobinya tersebut.

Terkadang hasil karya yang dihasilkanya tersebut tidak dihargai.

Baca juga: Disuruh Bongkar Lapak Sendiri, Pedagang Danau Dendam: Sebenarnya Kami Tak Siap

"Padahal orang itu nggak ngerti kalau dalam sebuah lukisan itu ada tingkat kerumitannya, keindahannya. Orang gak bisa menilai, malah sampai meremehkan juga ada," Riswanto saat aksi melukis bersama di taman Budaya Bengkulu, Minggu (15/5/2022).

Riswanto mengatakan, sewaktu dirinya masih tinggal di Jawa pada tahun 1984, lukisannya pernah dibeli seharga Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.

Padahal, ia tak berniat untuk menjual lukisan hasil karyanya tersebut.

Baca juga: Cerita Guru Korban Kebakaran di Gang Dodon Rejang Lebong, Banyak Kenangan di Rumah Itu

Bahkan, ada juga yang suka dengan lukisannya namun mengambil lukisan tersebut tanpa dibayar.

"Jadi ada lukisan tokoh wayang kulit yang dipajang di rumah saat di Jawa, posisinya saya lagi di Bengkulu. Pas pulang lah kok hilang, taunya diambil kawan bapak saya," tuturnya.

Menurutnya, meski merasa kesal, namun ia merasa senang karena ada orang yang menyukai karyanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved