Pembongkaran Lapak Danau Dendam
Disuruh Bongkar Lapak Sendiri, Pedagang Danau Dendam: Sebenarnya Kami Tak Siap
Pedagang di Danau Dendam Tak Sudah mengatakan mereka sebenarnya tak siap jika disuruh membongkar pondokan atau auning milik mereka.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pedagang di Danau Dendam Tak Sudah mengatakan mereka sebenarnya tak siap jika disuruh membongkar pondokan atau lapak auning milik mereka.
Karena itu, pedagang mengatakan mereka tak akan membongkar sendiri pondokan tersebut.
Seperti yang disampaikan salah satu pedagang di Danau Dendam, Saiful Anwar (56 tahun) saat ditemui TribunBengkulu.com, Minggu (15/5/2022) sore.
"Kami tak akan bongkar. Tapi kalau (Pemkot Bengkulu / Satpol PP) mau bongkar, bongkarlah," kata Saiful.
Salah satu keberatan para pedagang, lanjut Saiful, adalah karena tidak ada kejelasan dari pemkot terkait kelanjutan dari pembongkaran tersebut.
Menurut dia, setelah pondokan tersebut dibongkar, maka belum ada rencana tindak lanjut Pemkot Bengkulu untuk para pedagang.
Saiful juga menganggap keputusan Pemkot Bengkulu terkait pembongkaran hanyalah keputusan sepihak. Tidak pernah pihak Pemkot mengajak para pedagang untuk duduk bersama mencari solusi dari permasalahan ini.
"Belum pernah kami diajak duduk, saling dengar pendapat, belum pernah. Tahu-tahu kami dapat surat pembongkaran," tambah Saiful.
Saiful sendiri mengaku sudah berjualan di Danau Dendam sejak tahun 1993. Saat itu, kata Saiful, daerah sekitar Danau Dendam masih hutan.
Ia juga mengatakan jika ada pembongkaran nanti, maka sudah yang keempat kalinya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu batal membongkar pondok milik pedagang di Danau Dendam Tak Sudah, Kamis (12/5/2022).
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Amrullah mengatakan ada beberapa alasan batalnya pembongkaran tersebut, di antaranya adalah masih melakukan upaya persuasif dengan membujuk agar pedagang membongkar sendiri pondoknya.
"Diambil kesepakatan bahwa akan ada pembinaan (kepada pedagang), dan pemindahan pondok di depan warungnya masing-masing secara persuasif," ujar Amrullah.
Menurut Amrullah, pihaknya juga akan memberikan surat himbauan kepada para pedagang agar bersedia membongkar pondoknya atas inisiatif sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Danau-Dendam-15-Mei-2022.jpg)