Polisi Tangkap 40 Petani Mukomuko

Reaksi Gubernur saat Ditantang Mahasiswa Selesaikan Kasus Penangkapan 40 Petani Mukomuko

Seorang mahasiswa hukum Unib, Lanai Damkuba menantang Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah untuk menyelesaikan kasus penangkapan 40 petani di Mukomuko.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Reaksi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat ditantang mahasiswa untuk menyelesaikan kasus yang menyeret 40 petani mukomuko sebagai tersangka pencurian sawit pada acara penerangan penyuluhanan hukum yang diselenggarakan Kejati Bengkulu, Selasa (17/5/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang mahasiswa hukum Universitas Bengkulu (Unib), Lanai Damkuba menantang Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah untuk menyelesaikan kasus penangkapan 40 petani di Mukomuko.

Saat itu, Rohidin tengah menghadiri acara penerangan penyuluhanan hukum yang diselenggarakan oleh Kejati Bengkulu di Bencoolen Mall, Selasa (17/5/2022) siang.

Di hadapan dua petinggi dan ratusan mahasiswa ini, Lanai menantang Rohidin untuk menyelesaikan masalah penangkapan 40 petani Mukomuko ini.

Menurut Lanai, dari para petani yang ditangkap, ada yang merupakan tulang punggung keluarga.

Ada juga orang tua yang punya anak masih sekolah, buruh, serta petani yang hidupnya bersumber dari kegiatan bertani.

"Atas nama keadilan dan atas nama kemanusiaan, kami dari BEM Fakultas Hukum Unib menantang Kejati Bengkulu untuk dapat melakukan Restorative Justice (RJ), dan Gubernur Bengkulu, kami menantang bapak untuk dapat menyelesaikan masalah yang sudah puluhan tahun lamanya didiamkan dan kini jadi perhatian," kata Lanai.

Ucapan Lanai ini kemudian disambut tepuk tangan oleh audiens yang hadir.

Sementara, mendapatkan pertanyaan dan tantangan seperti itu, Rohidin hanya diam dan tampak serius mencatat di buku catatannya.

Saat diberikan kesempatan menjawab, Rohidin mengatakan jika peristiwa penangkapan 40 petani ini dikarenakan mereka mencuri di lahan HGU milik PT Daria Dharma Pratama (DDP).

Baca juga: 40 Petani Mukomuko Ditangkap, DPRD Dorong Penyelesaian dengan Perdamaian

Sebagai gubernur, kata Rohidin, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, seperti Pemkab Mukomuko, Polres Mukomuko, BPN, hingga Polda Bengkulu.

"Dan saya minta dipetakan, dari 40 orang itu. Pasti tingkat kesalahannya berbeda. Siapa yang ikut-ikutan, siapa aktor intelektualnya," ujar Rohidin.

Dengan pemetaan ini, lanjut Rohidin, nantinya bisa dipilah, dari 40 orang tersebut ada yang bisa ditangguhkan penahanannya, dan ada yang harus bertanggung jawab.

"Saya ingin hukum ditegakkan. Tidak boleh, karena kejadian ini berulang-ulang. Ini akan jadi preseden yang buruk bagi investasi di Bengkulu. Tapi saya juga tidak ingin rakyat saya, masyarakat saya diperlakukan semena-mena atas nama hukum," ungkap Rohidin.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved