Aksi Begal

Wanita di Malajengka Lolos dari Begal Setelah Masuk ke Perkampungan Gang Sempit

Seorang wanita bernama Lia (34) warga Desa Sidamukti, Majalengka, Jawa Barat berhasil lolos dari kejaran begal.

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNNEWS
Ilustrasi Begal 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang wanita bernama Lia (34) warga Desa Sidamukti, Majalengka, Jawa Barat berhasil lolos dari kejaran begal.

Lia berhasil lolos dari kejaran dua pelaku begal setelah masuk ke perkampungan gang sempit.

Ia nyaris kehilangan sepeda motornya setelah dipepet dua pria tak dikenal.

Saat itu ia berkendara seorang diri di ruas jalan Majalengka-Sidamukti.

Kondisi jalan yang buruk dan minimnya penerangan di ruas jalan tersebut tampaknya dimanfaatkan kawanan begal untuk beraksi.

"Kejadiannya malam Minggu kemarin (14/5/2022) sekitar pukul 18.30 WIB, saat itu kondisi ruas jalan pada jam tersebut sudah sepi dan gelap," kata Lia dikutip dari TribunJabar.id, Selasa (17/5/2022).

Peristiwa itu bermula setelah mengirimkan paket pesanan kepada pelanggan di salah satu kantor jasa pengiriman di pusat kota Majalengka.

Baca juga: Perampok dan Perudapaksa Mahasiswi di Lubuklinggau Mantan Resedivis, Polisi: Dulu Korbannya Anak

Keluar dari kantor tersebut, dia masih merasa aman dan tetap santai.

Namun saat memasuki jalan menuju Desa Sidamukti tepatnya di sekitar SMP Sidamukti, dia melihat dari arah belakang muncul sepeda motor yang ditumpangi dua pria tidak dikenal yang mencoba memepetnya.

Baca juga: Seorang Pria di Balangriri Bulukumba Tega Bunuh Istri dan Anaknya, Pelaku Bunuh Korban Pakai Tombak

"Saya melihat ke belakang ada motor yang mencurigakan. Saya ngebut, dia ikut ngebut. Saya pelan, ikut pelan. Saat itu saya panik," ucapnya.

Untungnya, kata Lia, perempuan yang memiliki bisnis jual beli online itu terus menancapkan gas hingga berhasil lolos.

Lolosnya perempuan berusia 34 tahun itu saat ia berhasil mengelabui kawanan begal dengan masuk ke gang sempit.

“Saat kedua pelaku terus mengejar hingga akan memepet, saya akhirnya mengelabui dengan tidak langsung ke Desa Sidamukti namun langsung berbelok tajam ke gang kampung Babakan. Saya di sana meminta perlindungan warga dan akhirnya pelaku gagal dan tidak mengejar karena saya sudah masuk perkampungan dengan gang sempit,” jelas dia.

Baca juga: Lagi-lagi Komplotan Curanmor Asal Empat Lawang Beraksi di Bengkulu, April-Mei Ada 5 Kasus

Ketua BPD Desa Sidamukti, Wawan Sumarwan membenarkan kejadian tersebut.

Menurut hasil penelusuran aparat desa setempat dan warga, pihaknya memang sempat mengaku melihat dua orang berboncengan sepeda motor jenis bebek yang lari kencang putar arah menuju Majalengka.

Kondisi jalan yang gelap ditambah banyak lubang serta sepi menjadikan jalur tersebut menjadi rawan terutama saat malam hari.

Baca juga: Usai Bunuh Istri dan Anaknya, Pria di Balangriri Bulukumba Akhiri Hidupnya Dengan Seutas Tali

Pihaknya meminta agar pemerintah desa dan kabupaten segera melakukan perbaikan jalan dan menambah penerangan jalan guna meminimalisasi potensi kejahatan.

"Semoga ada perhatian dari pemerintah, agar ruas jalan itu terdapat lampu dan meminimalisir terjadinya kasus kejahatan," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved