Kajati Bengkulu Heri Jerman: Ada 200 Hektar Lahan Pelindo yang Dikuasai Pihak Ketiga

Kajati Bengkulu Heri Jerman mengatakan, ada sekitar 200 hektare aset lahan Pelindo yang masih dikuasai pihak ketiga.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Penandatangan kerja sama Kejati Bengkulu dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional II Bengkulu 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu Heri Jerman mengatakan, ada sekitar 200 hektare aset lahan Pelindo yang masih dikuasai pihak ketiga.

Menurut Heri, pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada Pelindo Regional 2 Bengkulu untuk mengembalikan aset lahan tersebut.

"Karena aset lahan Pelindo Regional II Bengkulu ini sangat luas, ada 1,180 hektar," kata Heri kepada TribunBengkulu.com, Rabu (18/5/2022).

Ditambahkan Heri, dari 200 hektar tersebut, beberapa diantaranya sudah berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke Pelindo.

"Sekarang yang berproses ada sekitar 9,8 hektar," ujar Heri.

Heri sendiri mengatakan pihaknya berusaha untuk tidak menempuh jalur gugatan dalam penyelesaian penguasaan lahan ini.

Menurut Heri, Kejati akan mengambil langkah mediasi dan negoisasi terlebih dahulu dengan pihak ketiga tersebut.

"Kalau dengan cara mediasi tidak mempan, tentu kita akan menggunakan gugatan," jelas Heri.

Heri juga mengatakan pihaknya tidak akan sporadis menyelesaikan masalah penguasaan lahan Pelindo ini.

Terkadang, kata dia, masyarakat sudah tinggal dan menguasai aset lahan Pelindo secara turun temurun.

"Tentu ini kita upayakan semaksimal mungkin kita raih kembali," ungkapnya.

Sementara, General Manager (GM) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu, Hadi Nurmayadi mengatakan pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan pihak Kejati Bengkulu untuk penyelamatan aset ini.

"Dan tak hanya aset lahan, tapi juga soal piutang dan penerimaan negara lainnya dari pengguna jasa Pelindo," kata Hadi.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved