Polisi Tangkap 40 Petani Mukomuko

Polisi Persilahkan Kuasa Hukum 40 Petani di Mukomuko Ajukan Praperadilan

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno mempersilahkan 40 petani yang ditangkap di Mukomuko untuk mengajukan proses praperadilan.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Istimewa
40 orang petani yang terhimpun dalam Perkumpulan Petani Pejuang Bumi Sejahtera (P3BS) Kecamatan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu ditangkap polisi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno mempersilahkan 40 petani yang ditangkap di Mukomuko untuk mengajukan proses praperadilan.

Sudarno mengatakan ada banyak pihak yang menginginkan agar 40 petani yang ditangkap karena mencuri sawit tersebut bisa dibebaskan.

Namun, menurut dia, untuk bisa dibebaskan, ada mekanisme hukum yang harus ditempuh, seperti praperadilan.

"Ya lewati jalur hukum yang ada. Di sana ada mekanisme hukum. Ada pengajuan penangguhan penahanan, ada pengajuan praperadilan," kata Sudarno kepada TribunBengkulu.com.

Ditambahkan Sudarno, kepolisian sendiri juga berusaha mencari solusi terbaik dari kasus ini, terutama untuk masyarakat yang hanya ikut-ikutan.

"Kalau masyarakat yang jadi penggerak, itu pasti kita proses," ujar Sudarno.

Kuasa hukum 40 petani yang ditangkap aparat di Mukomuko, Zelig dari Akar Law Office mengatakan pihaknya akan mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Mukomuko.

Praperadilan ini akan diajukan pada Minggu depan.

"Ini adalah usaha kita untuk membatalkan status tersangka pada 40 petani ini, baik yang disangkakan pasal pencurian, ataupun penghasutan," ujar dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved