Polisi Tangkap 40 Petani Mukomuko

Akar Law Office Sebut Sejumlah Tokoh Nasional Siap Jadi Penjamin 40 Petani Mukomuko

Kuasa hukum 40 petani Mukomuko, Zelig Ilham Hamka dari Akar Law Office menyebutkan sejumlah tokoh nasional siap menjadi penjamin penangguhan penahanan

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Konferensi pers Akar Law Office, Kamis (19/5/2022) siang. Perwakilan kuasa hukum petani menyebut sejumlah tokoh nasional siap menjadi penjamin penangguhan penahanan 40 petani. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kuasa hukum 40 petani Mukomuko, Zelig Ilham Hamka dari Akar Law Office menyebutkan sejumlah tokoh nasional siap menjadi penjamin penangguhan penahanan 40 petani di Mukomuko.

Zelig menyebutkan sejumlah tokoh, seperti Ketua PP Muhammadiyah, Busyro Muqqodas, anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, dan dua mantan penasihat KPK, Budi Santoso serta Abdullah Hehamahua.

"Kemudian di tingkat provinsi, ada dua orang anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang telah memberikan surat jaminan. DPRD kota juga ada," kata Zelig kepada TribunBengkulu.com, Kamis (19/5/2022) siang.

Selain itu, menurut Zelig, di tingkat desa juga ada beberapa pihak yang bersedia memberikan surat jaminan penangguhan penahanan 40 petani ini.

"Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Malin Demang, dan ketua Forum BPD Kecamatan Malin Demang, itu juga sudah memberikan surat jaminan untuk 40 petani Mukomuko," ujar Zelig.

Zelig sendiri mengatakan pihaknya masih mendesak kepolisian, terutama Polres Mukomuko untuk menghentikan 
penyidikan terhadap 40 orang Pptani dengan menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan (SP3).

"Karena menurut kita, ini tidak layak untuk dijadikan tindak pidana," kata dia.

Zelig menegaskan bahwa lahan yang menjadi perhatian adalah lahan konflik agraria, dan proses penyelesaian tengah berjalan.

"Dan kita tidak menganggap ini pencurian, karena dari pemerintah sudah tahu, mereka memang menggarap lahan di situ, mereka memang memanfaatkan lahan di situ, dan selama ini aman-aman saja," ujar Zelig.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved