Ini Kata Wakil Walikota Dedy Wahyudi soal Sampah di Kota Bengkulu

Tumpukan sampah liar masih ditemukan di sejumlah titik dalam wilayah Kota Bengkulu.

Penulis: Kartika Aditia | Editor: Yunike Karolina
Kartika/TribunBengkulu.com
Sampah masih menjadi persoalan serius di Kota Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Kartika Aditia


TRIBUNBENGKULU.COM - Sampah masih menjadi persoalan serius di Kota Bengkulu. Tak hanya tumpukan liar sampah yang ditemukan di sejumlah titik dalam Kota Bengkulu, namun juga sampah yang tercecer.

Merespon hal itu, Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengatakan, akar permasalahan dari banyaknya sampah yang tercecer di Kota Bengkulu karena masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

"Kalau cuma menyediakan kontainer, itu tidak menyelesaikan masalah. Seribu kontainer pun tidak menyelesaikan masalah. Akar masalahnya adalah kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,"  kata Dedi Wahyudi.

Meskipun demikian, untuk mengatasi persoalan sampah ini, menurut Dedy, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu sudah memiliki program yang fokus terhadap penanganan sampah.

"Maka kami akan berfokus untuk melakukan gerakan melalui tingkat RT. Ketua RT harus menjadi pionir, menjadi motor dan mengajak warganya agar membuat semacam kelompok masyarakat Peduli sampah. Setelah itu akan dilanjutkan ke tingkat RW, kelurahan dan kecamatan," jelas Dedy Wahyudi.

Selain itu, lanjut Dedy, Pemerintah Kota Bengkulu akan mengadakan rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk membahas penanganan sampah di Kota Bengkulu.

Ia menegaskan, jika ada warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan dikenakan sanski.

"Intinya adalah sudah ada perda yang mengatur hal itu. Kalau ada kedapatan membuang sampah sembarangan maka akan diterapkan sanksi ada efek jera," tegas Dedy Wahyudi.

Dedy Wahyudi juga menceritakan, soal penanganan sampah yang pernah dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu di Jalan Hibrida beberapa waktu lalu.

"Kita masih ingat dulu dijalan Hibrida masih banyak sampah, tapi ketika kita rutin melakukan razia Alhamdulillah sekarang tidak lagi ada sampah yang berserakan. Kedepannya kita akan lakukan edukasi lebih banyak lagi," jelas Dedy Wahyudi.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved