Kasus Pencabulan

Modus Disuruh Bikin Kopi, Pengasuh Ponpes di Magelang Cabuli Santriwati Hingga 9 Kali

Selain disuruh membuatkan kopi, modus pelaku korban disuruh mengantar minuman tersebut ke kamar pelaku.

Editor: Hendrik Budiman
Tribunnews.com
ilustrasi 

TRIBUNBENGKULU.COM - Modus menyuruh korban untuk membuatkan kopi, seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tega melecehkan santriwati.

Perbuatan bejat itu dilakukan pelaku hingga 9 kali.

Selain disuruh membuatkan kopi, modus pelaku korban disuruh mengantar minuman tersebut ke kamar pelaku.

Pelaku berinisial AS (36), sudah 12 tahun bekerja di ponpes tersebut.

Baca juga: Pria di OKI Dihukum 13 Tahun Penjara Lantaran Bunuh Orang yang Ingin Perkosa Istrinya

Sementara korban merupakan santriwati yang belajar (mondok) di sana dan berstatus di bawah umur berusia 15 tahun.

Kapolres Magelang, Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, tindakan pencabulan terkuak setelah adanya laporan dari orang tua korban.

Baca juga: Jadi Korban Rudapaksa Pacar, Siswi SMP Ketakutan hingga Tak Pulang ke Rumah Selama 3 Hari

"Kejadian asusila terjadi sekitar Agustus 2021 hingga Oktober 2021 dilakukan sebanyak 9 kali. Dimana, tersangka sering menyuruh korban untuk membuatkan kopi maupun teh pada saat jam-jam tertentu," ujarnya saat pers rilis di lobi depan Mako Polres Magelang, Kamis (19/05/2022).

Kemudian minuman tersebut diminta untuk diantar ke kamar tersangka. Di situlah (saat di kamar), tersangka melakukan tindakan pencabulan pada korban.

Baca juga: Cari Kayu di Sungai, Warga Tulang Bawang Lampung di Mangsa Buaya

Ia melanjutkan, mendasari hasil pemeriksaan para saksi, hasil Visum Et Repretum serta keterangan ahli dokter pemeriksa di RSU Tidar Kota Magelang.

Menyimpulkan, memang benar tersangka melakukan tindakan pencabulan tersebut.

Tak hanya itu, pemeriksaan pun turut dilakukan di Bidlabfor Polda Jateng terhadap gawai milik korban dan pelaku.

Serta berkoordinasi dengan Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang.

Baca juga: Ibu dan Anak di Solo Tewas Akibat Ledakan Kebocoran Gas di Pengelolahan Tahu

Baca juga: Warga Lumajang Jatim Lempari Rumah Pengasuh Ponpes Karena Cabuli 3 Santriwati

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved