Bertemu Menko Airlangga, International Energy Agency Apresiasi Agenda G20 ETWG

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Executive Director International Energy Agency Dr. Fatih Birol di Davos, Swiss.

Editor: Yunike Karolina
Menko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto 

TRIBUNBENGKULU.COM – Menko Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Executive Director International Energy Agency Dr. Fatih Birol di Davos, Swiss, Selasa, 24 Mei 2022. Pada kesempatan itu, Fatih mengapresiasi agenda G20 Energy Transition Working Group (ETWG).

Menurut Fatih agendaG20 ETWG berorientasi praktis dan dapat mengakomodasi kepentingan semua negara, sehingga menghasilkan gagasan transisi energi yang dapat disetujui pada tingkatan global.

Menanggapi hal tersebut, Menko Airlangga mengatakan perlu hasil yang konkret berupa prototype project yang dapat direplikasi di setiap negara, seperti halnya Carbon Capture Storage and Utilization (CCSU) atau model transisi energi yang berhasil dilakukan Afrika Selatan.

Selanjutnya, Menko Airlangga menyampaikan bahwa permasalahan transisi energi di banyak negara adalah kurangnya pendanaan.

Selain itu masih banyak negara yang bergantung pada energi fosil, sehingga diperlukan outcome yang harus dapat segera dirasakan manfaatnya, dapat menanggulangi seluruh permasalahan penggunaan energi, dan dengan biaya yang terjangkau.

Untuk mengatasi masalah pendanaan, diperlukan sumber pendanaan yang kuat seperti dari Asian Development Bank (ADB) atau dana multilateral lainnya.

Menko Airlangga juga menggarisbawahi pentingnya just and affordable transition dalam transisi energi.

“Tidak hanya memperhitungkan cost and benefits, tetapi juga memastikan tidak ada yang tertinggal dalam prosesnya. Jika dikelola dengan baik, transisi energi dapat berdampak positif di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup berupa pekerjaan baru dan lapangan kerja yang lebih luas. Sebaliknya, transisi energi juga memiliki risiko pengangguran dan defisit transaksi berjalan,” tutup Menko Airlangga.

Menko Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia menempatkan transisi energi sebagai salah satu fokus utama di G20 dengan pilar aksesibilitas, teknologi dan pembiayaan energi.

Hal ini juga membuka peluang kolaborasi dengan International Energy Agency, terutama dalam menghadirkan solusi mitigasi kerentanan pasar energi yang saat ini sedang terjadi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved