Jungkir Balik Harga Sawit

Harga Ketetapan TBS Sawit Diturunkan Jadi Rp 2.159, Apakah Cukong PKS Patuhi Harga Baru Ini?

Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit usai pelarangan ekspor CPO dicabut beberapa waktu lalu.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: prawira maulana
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Antrean truk pengangkut TBS sawit masih terjadi di PT PMS Bengkulu Tengah, Rabu (25/5/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menetapkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit usai pelarangan ekspor CPO dicabut beberapa waktu lalu.

Penetapan harga yang semula dilakukan setiap satu bulan sekali namun saat ini dilakukan lebih cepat melihat dari harga penetapan sebelumnya dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi kekinian.

Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Silvia Atmareta menjelaskan, Penetapan harga TBS kelapa sawit terakhir pada Selasa (17/5/2022) lalu sebelum larangan ekspor CPO dicabut, namun saat ini ditetapkan kembali karena larangan tersebut telah dihentikan.

"Penetapan harga TBS ini ditetapkan pada Jumat (27/5/2022) menyesuaikan dengan kondisi terkini, harga ditingkat pabrik kelapa sawit (PKS) sebesar Rp. 2.159 dengan koreksi 5 % yaitu sebesar Rp. 2.051," ujar Silvia.

Lebih lanjut, menurut Silvia, harga penetapan TBS ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan harga penetapan sebelumnya.

"Sebelumnya harga ditingkat pabrik itu Rp. 2.815, berarti turun sebesar Rp. 656," ungkap Silvia.

Kemudian, dikatakan Silvia, harga penetapan TBS ini sudah berlaku sejak Sabtu (28/5/2022) dan dirinya meminta agar seluruh PKS di Bengkulu Tengah mematuhi harga penetapan tersebut.

"Semoga PKS bisa mematuhi hal ini, saat ini kita masih melakukan pemantauan, jika dalam beberapa hari terakhir tidak menunjukkan adanya peningkatan harga TBS ditingkat PKS, maka kami akan memberikan sanksi langsung," Kata Silvia.

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved