Selasa, 21 April 2026

Liga Champions

Jadwal Bola Final Liga Champions dan Link Nonton, Duel Sengit Real Madrid Vs Liverpool

Dalam beberapa jam kedepan, akan ada duel sengit di final Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid Vs Liverpool pada hari Minggu (29/5/2022).

Penulis: Achmad Fadian | Editor: M Arif Hidayat
google
Jadwal Bola Final Liga Champions dan Link Nonton, Duel Sengit Real Madrid Vs Liverpool 

TRIBUNBENGKULU.COM  - Dalam beberapa jam kedepan, akan ada duel sengit di final Liga Champions yang mempertemukan club raksasa Liga Spanyol Real Madrid Vs club raksasa Liga Inggris Liverpool, pada hari Minggu (29/5/2022) jam 02.00 WIB dini hari.

Untuk link nonton final Liga Champions Real Madrid Vs Liverpool diakhir artikel akan kita berikan linknya.

Jadwal bola hari ini memang sangat ditunggu pencinta sepak bola diseluruh dunia. Apalagi, duel sengit mereka kembali terulang di Final Liga Champions 2018 lalu, yang dimenangkan oleh Real Madrid saat itu masih diisi skuad terbaiknya, seperti Cristian Ronaldo, Sergio Ramos, Kelyor Navas, dan sederet pemain hebat lainnya.

Namun, untuk laga final tahun ini, Real Madrid tidak memiliki skuad yang dalam, saat 2018 lalu.

Berbeda dengan Liverpool dengan kedalaman skuad yang dalam. 

Pelatih asal Italia itu Carlo Ancelloti mengambil bagian dalam konferensi pers bersama dengan Thibaut Courtois dan Marcelo dan ditanya apa susunan pemainnya.

Pada saat itu, Ancelotti menoleh ke Marcelo dan bertanya kepada pemain Brasil itu apakah dia mengetahuinya, dan dia menjawab "ya".

"Secara garis besar?" Ancelotti menjawab.

"Tidak, menurutku begitu," Marcelo tertawa.

Ancelotti kemudian kembali ke media, siap untuk membenarkan mengapa dia tidak mengungkapkan pilihan timnya.

"Lihat, saya bahkan belum memberi tahu mereka, jadi saya tidak bisa memberi tahu Anda," katanya.

Di kubu Liverpool Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson telah berbicara tentang tekad mereka untuk memanfaatkan 'hak istimewa' berada di final Liga Champions lainnya

Pasangan full-back, pemenang kompetisi pada 2019 itu, menghadapi media dunia di Stade de France pada Jumat sore untuk melihat pratinjau pertemuan Liverpool dengan Real Madrid.

"Ya, maksud saya, bahkan memiliki peluang memenangkan gelar Liga Champions kedua di usia muda ini adalah spesial bagi saya, saya pikir, seperti juga untuk semua orang.

"Ada banyak, banyak legenda permainan yang tidak memiliki peluang ini, jadi berada di sini adalah hak istimewa bagi saya, tetapi saya pikir tidak perlu dikatakan lagi kami memiliki lawan kelas dunia yang menghalangi kami besok sebagai tim, jadi kami harus melakukan segalanya untuk hampir mengangkat trofi itu lagi.

Tentang apakah acara tersebut terasa seperti 'pertandingan besar lainnya'…

"Saya pikir Anda dapat mencoba yang terbaik untuk mengatakan ini hanyalah pertandingan besar lainnya, tetapi semua yang terjadi di sekitarnya, Anda tahu, konferensi pers, hari-hari media, pelatihan di lapangan dan hal-hal seperti itu.

"Itu adalah sesuatu yang tidak kami lakukan secara teratur, jadi ada hal-hal yang berbeda tentang permainan ini, tapi saya pikir kami merangkul kesempatan ini.

"Inilah saat-saat, Anda tahu, ketika Anda bekerja keras di belakang layar, inilah saat-saat yang ada di pikiran Anda dan itulah yang membuat Anda melangkah lebih jauh. Jadi, bagi kami, tidak, kami senang berada di sini.

"Saya pikir kami merasa kami pantas berada di sini. Kami tidak sampai di sini karena keberuntungan. Kami menjalani pertandingan yang sulit. Kami menjalani fase grup yang sangat sulit, dan sejauh ini kami mampu mengalahkan semua lawan kami.

"Tapi, seperti yang saya katakan sebelumnya, ada satu permainan lagi; pertandingan terakhir musim ini bagi kami sebagai tim dan sebagai klub.permainan musim ini.

"Jadi, berada di sini itu bagus, tetapi untuk menang itu akan lebih baik.Sangat. Seluruh kesempatan yang saya nantikan. Saya pikir ketika Anda bermain melawan Real Madrid, Anda berharap untuk melawan pemain kelas dunia, yang menurut saya setiap orang dari kita akan melakukannya besok.

"Akan ada pertempuran di seluruh lapangan. Kami punya rencana permainan, kami punya rencana tentang bagaimana kami akan menghadapi semua ancaman yang mereka timbulkan.

Adapun Vinicius sendiri, katanya dia pemain yang luar biasa dan dia menunjukkan itu musim ini, terutama dengan gol, assist, dan ancamannya.

Dia pemain yang menarik untuk ditonton tetapi saya pikir besok kami memahami sebagai tim, kami memiliki pekerjaan yang harus dilakukan sebagai individu, sebagai kolektif, sebagai grup untuk pergi ke sana dan menang.

Pertarungan individu akan menjadi bagian dari itu, tetapi ini adalah permainan tim dan tim menang di penghujung hari.

Sementara itu jelang final Liga Champion , Liverpool mendapatkan kabar buruk soal kondisi asli gelandang andalannya

Gelandang andalan mereka, Thiago Alcantara, mengalami cedera dan diragukan tampil di partai puncak nanti.

Ya, Thiago Alcantara mengalami cedera saat bermain untuk Liverpool pada pekan terakhir Liga Inggris 2021-2022 melawan Wolverhampton Wanderers di Stadion Anfield, Minggu (22/5/2022).

Hal tersebut terlihat saat Thiago Alcantara berjalan pincang meninggalkan lapangan pada masa injury time babak pertama.

Thiago Alcantara nampak ditarik lebih dulu oleh Juergen Klopp sebelum babak pertama usai.

Selepas turun minum, Thiago Alcantara lantas diganti dengan James Milner.

Banyak yang memperkirakan kalau gelandang asal Spanyol itu mengalami cedera hamstring dalam laga tersebut.

Cederanya Thiago segera dikonfirmasi langsung oleh pelatih Liverpool, Juergen Klopp.

Dilansir dari Mirror.co.uk, Juergen Klopp menyampaikan kalau Thiago mengalami cedera.

Klopp juga menyebut kalau eks gelandang Bayern Muenchen itu diragukan untuk tampil di babak final Liga Champions 2021-2022.

"Saya pikir dia akan keluar dari skuad babak final Liga Champions, tetapi saya tidak tahu," ucap Klopp.

"Dia pincang, jadi itu bukan pertandingan yang baik," lanjut Klopp.

Pelatih asal Jerman itu menyampaikan kalau Thiago akan menjalani pemeriksaan pada Senin (23/5/2022) waktu setempat.

"Dia terlihat tidak baik, tetapi dia berada di perayaan bersama keluarganya dan dia bisa berjalan. Pada hari Senin, dia akan pergi untuk tes," kata Klopp.

Kabar tersebut jelas menjadi pukulan telak bagi Liverpool jelang partai puncak Liga Champions musim ini melawan Real Madrid.

Pasalnya, sosok Thiago memiliki peran sentral dalam skuad Liverpool di lini tengah.

Bahkan, Naby Keita yang kadang menggantikan peran Thiago pun jarang bisa memenuhi ekspektasi para penggemar.

Ya, Liga Champions menjadi taruhan terakhir mengejar treble. Mereka akan bertemu Real Madrid dalam partai final pada 28 Mei di Paris.

Sebelumnya, Liverpool sudah menyegel trofi juara Piala Liga Inggris dan Piala FA.

Nah, Jurgen Klopp memberikan penghormatan kepada para pemain Liverpool-nya setelah Manchester City menggeser mereka untuk merebut gelar Liga Premier, dengan keunggulan satu poin.

Namun Klopp mengatakan bahwa kegagalan ini bakal menjadi motivasi ekstra untuk memenangkan Liga Champions.

"Anak-anak telah memainkan musim yang luar biasa," ujar Klopp dilansir Tribun Jogja dari laman Sky Sports.

"Seluruh perjalanan, ini benar-benar luar biasa. Pertandingan hari ini mengatakan begitu banyak tentang anak-anak ini. Kami kebobolan gol awal, yang memberi kami pukulan.

"Kami tidak bermain sepak bola seperti biasanya. Kami harus menurunkan Thiago lebih awal. Dan kemudian Anda masih menemukan cara, itu luar biasa. 92 poin itu gila.

"Ini adalah kisah hidup saya. Saya pemegang rekor untuk tidak dipromosikan dari divisi dua Jerman dengan penghitungan poin tertinggi, penghitungan poin divisi pertama juga.

"Anda harus mendapatkan semua poin. Jelas sebelum pertandingan banyak hal yang harus terjadi (bagi Liverpool untuk memenangkan gelar). Selamat kepada Man City, Pep Guardiola, para pemain mereka. Kami dekat tetapi pada akhirnya tidak cukup dekat,"

"Anda tidak bisa melakukan lebih dari memberikan yang terbaik dan itulah yang dilakukan para pemain. Saya sangat bangga, kami harus mengejar tim terbaik di dunia, tetapi kami akan maju lagi. Kami akan membangun tim terbaik di dunia,"

Dia menambahkan dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports:

"Terima kasih kepada Aston Villa dan Wolverhampton - mereka membuat permainan yang tepat. Orang-orang berpikir tentang integritas dalam sepak bola dan saya melihat lawan yang siap untuk itu."

Liverpool mampu memasukkan Mohamed Salah sebagai pemain pengganti untuk mencetak gol berbagi sepatu emas tetapi Virgil van Dijk yang cedera tetap berada di bangku cadangan.

Harapannya adalah keduanya akan fit untuk final hari Liga Champions tetapi kebugaran gelandang Thiago menjadi perhatian.

Pencipta gol pertama Liverpool tertatih-tatih di akhir babak pertama dan Klopp menggambarkan kondisinya sebagai tidak baik tetapi menyarankan fakta bahwa dia berjalan-jalan di lapangan setelah pertandingan dengan keluarganya adalah pertanda positif.

"Kami ingin menunggu sampai kami tahu lebih banyak tentang itu," tambahnya.

Perjalanan ke Final Liga Champions

Real Madrid berhasil menumbangkan raksasa Liga Inggris, Manchester City, secara dramatis di semifinal dengan agregat 6-5.

Sementara Liverpool, mampu mengalahkan wakil Spanyol, Villarreal, dengan keunggulan agregat 5-2 di semifinal.

Pertemuan dua tim ini merupakan pertemuan yang diprediksi bakal menghasilkan keseruan demi meraih trofi Si Kuping Besar.

Pasalnya Los Blancos merupakan tim yang berjuluk Kings of Europe karena menjadi tim terbanyak peraih gelar Liga Champions dengan koleksi 13 trofi.

Sementara The Reds adalah tim tersukses Inggris di kompetisi Liga Champions dengan telah mengangkat trofi sebanyak enam kali.

Legenda Brasil sekaligus eks Real Madrid, Ricardo Kaka, mengungkapkan bahwa perjalanan kedua tim adalah hal yang luar biasa.

Kaka menganggap bahwa pertemuan kedua tim akan menjadi pertandingan yang spesial bagi publik sepak bola.

Peraih Ballon d’Or tahun 2007 ini juga pernah menghadapi Liverpool di final Liga Champions sebanyak dua kali ketika masih berseragam AC Milan.

Kaka ikut bermain sebagai tim yang menerima Miracle of Istanbul yang diciptakan Liverpool dengan berhasil mengalahkan Milan di Liga Champions 2005.

Namun, kekalahan tersebut berhasil dibalaskan oleh Kaka pada final Liga Champions 2007 dan mengantarkan Milan meraih trofi ketujuh mereka.

"Sungguh musim yang hebat yang dialami Real Madrid. Carlo Ancelotti juga ada di sana, saya sangat senang dengan tahun ini," ujar Kaka, dikutip BolaSport.com dari Liverpool Echo.

"Sekarang kita akan melihat di Paris apa yang akan terjadi, tetapi saya berharap Real Madrid dapat memenangkan final lainnya."

"Liga Champions selalu menjadi turnamen yang spesial. Real Madrid tahun ini adalah tim yang diunggulkan, tetapi mereka berada di final dan mereka berjuang untuk gelar yang ke-14."

"Liverpool bermain sangat, sangat bagus. Mereka telah bermain bersama selama bertahun-tahun."

"Mereka memiliki banyak pemain bagus yang dapat menentukan permainan di setiap momen."

"Pertandingan akan sangat luar biasa dan juga fakta bahwa mereka kalah di final terakhir melawan Real Madrid."

"Ada beberapa bahan untuk final ini yang membuat pertandingan menjadi spesial," tutur Kaka mengakhiri.

Final antara Liverpool dan Real Madrid merupakan final ulangan Liga Champions musim 2017-2018.

Musim tersebut, Madrid berhasil keluar sebagai pemenang setelah menumbangkan Liverpool dengan skor 3-1.

Kemenangan tersebut membuat Los Galaticos meraih La Decimotercera atau trofi ke-13 Liga Champions.

Final Liga Champions 2022 :

Tim : Liverpool vs Real Madrid

Waktu : Minggu (29/5/2022) jam 02.00 WIB

Lokasi : Stade de France, Prancis

TV yang menyiarkan : disiarkan langsung SCTV & Live Streaming TV Online Vidio.

Keberhasilan Liverpool dan Real Madrid menembus final UCL yang berlangsung

Jika Tribunners ingin Nonton bareng (Nobar) pada dini hari nanti, klik link ini

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved