Selain Wisata Air, Bukit Hitam di Kepahiang Juga Ada Jalur Trekking yang Menantang untuk Pendaki

Kepahiang Memiliki salah destinasi wisata alam, yakni wisata Bukit Hitam yang berada di Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan. 

Panji/Tribunbengkulu.com
Pos 1 Wisata alam Bukit Hitam Desa Air sempiang, Kecamatan Kabawetan, Kepahiang, pada Sabtu (28/5/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Kepahiang Memiliki salah destinasi wisata alam, yakni wisata Bukit Hitam yang berada di Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan. 


Perjalanan dari Pasar Kepahiang, menuju Desa Air Sempiang ini memakan waktu lebih kurang 1 jam lebih. 


Di perjalanan menuju wisata alam Bukit hitam kita akan disajikan dengan pemandangan bukit-bukit dan kebun teh. 


Akses jalan menuju Desa Air sempiang ini, cukup mudah lantaran sudah di aspal, namun saat menuju wisata alam bukit hitam. 


Dari jalan aspal, kita harus berusaha sedikit lantaran jalan masih tanah, jika hujan datang jalan becek untuk menuju pos 1.


Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) Desa Air Sempiang, Poniran mengatakan ada 4 objek wisata alam di bukit hitam. 


"Ada kawah air panas, air terjun bidadari, air terjun 2 putri dan puncak bukit hitam, perjalan dari pos 1 menuju air terjun memakan waktu sekitar 2 jam," kata Poniran kepada TribunBengkulu.com, pada sabtu (28/5/2022) 


Lanjut Poniran, Bukit Hitam ini memiliki ketinggian lebih kurang 1933 mdpl, jika ingin mendaki ke puncak memakan waktu 7 jam, untuk trekking Bukit hitam sendiri cukup menantang, ada tebing, ada yang datar dan landai. 


"Untuk wisata ini hanya diminati orang-orang tertentu yang memang mencintai alam," ujar Poniran


Poniran mengatakan, untuk wisata yang hadir juga sudah banyak, mulai dari kota Bengkulu, dari Kepahiang sendiri, palembang maupun jakarta. 


"Pengunjung paling jauh yang datang dari negara Jerman. Selain itu pengujung juga bisa ngecamp di sini di kawasan air terjun 2 putri," ucap Poniran


Poniran juga menjelaskan, untuk register naik ke atas hanya dipungut biaya Rp 5.000 saja. Awalnya pendakian ini di buka akhir tahun 2019 lalu. 


"Terakhir kegiatan kita, bersih-bersih sampah kemarin di bukit hitam. Sekarang masih bertahap untuk membuat fasilitas di kawasan bukit hitam ini," tutup Poniran. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved