Cara Menghitung Usia Calon Bayi dengan Menggunakan Kalkulator Usia Kehamilan, Ibu Harus Tahu!

Tribunners, bagi kamu ibu hamil muda pasti bingung cara menghitung usia kehamilan? Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya.

Penulis: Achmad Fadian | Editor: M Arif Hidayat
google
Cara Hitung Usia Calon Bayi dengan Kalkulator Usia Kehamilan Ibu Muda 

TRIBUNBENGKULU.COM -  Tribunners, bagi kamu ibu hamil muda pasti bingung cara menghitung usia kehamilan? Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya.

Sebab, cara menghitung ini memang sebaiknya dimengerti baik oleh ibu muda hamil ataupun para suami, kenapa demikian bertujuan agar ibu dan calon ayah dapat merawat serta menjaga kesehatan janin yang sedang dikandung.

Di samping itu, berguna juga untuk memprediksi perkiraan kapan lahirnya sang buah hati atau taksiran persalinan.

Sehingga dapat mempersiapkannya dengan matang.

Tribunneers, saat ini ada banyak metode atau cara pendekatan yang digunakan sebagai kalkulator usia kehamilan. 

Ada yang dapat kamu lakukan sendiri di rumah, dan ada juga yang membutuhkan bantuan dokter.

Definisi Usia Kehamilan

Tribunners, sebelum mengulas lebih lanjut tentang metode menghitung usia kehamilan, sebaiknya kamu ketahui dulu tentang Usia Kehamilan seperti apa.

Usia kehamilan merupakan panjang waktu kehamilan yang dihitung setelah hari pertama periode menstruasi terakhir (HPHT) dan dinyatakan dalam minggu dan hari.

Selain itu, usia kehamilan disebut juga sebagai usia gestasi (gestational age), yakni usia janin sesungguhnya yang mengacu pada panjang waktu kehamilan yang dihitung dari waktu pembuahan.

Kalkulator Usia Kehamilan Anda

Tribunners, ada tiga metode dasar yang digunakan terdiri dari riwayat menstruasi (HPHT= Hari Pertama Haid Terakhir), metode pemeriksaan klinis, dan ultrasonografi (USG).

Hitungan yang  mudah kamu harus terapkan sendiri yaitu berdasarkan HPHT.

Menghitung Usia Kehamilan Berdasarkan Riwayat menstruasi (HPHT)

Cara menghitung usia kehamilan bisa dengan cara tradisional usia kehamilan, dapat diperkirakan dengan cara mencatat hari pertama haid terakhir (HPHT).

Perkiraan ini, memiliki asumsi bahwa konsepsi terjadi pada hari ke 14 dari siklus menstruasi.

Kekurangan menggunakan metode ini adalah waktu ovulasi bisa sangat bervariasi terkait dengan siklus menstruasi, baik dari siklus ke siklus maupun dari individu ke individu.

Metode ini cenderung menghasilkan usia gestasi yang terlalu tinggi atau lebih tua, dengan tingkat kesalahan kurang lebih sebesar 2 minggu.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan HPHT yaitu HPHT dihitung sebagai hari pertama mulai hamil, contohnya jika hari ini tanggal 1 Februari 2016 dan HPHT tanggal 1 Januari 2016, maka usia kehamilan saat ini adalah 4 minggu atau 1 bulan.

HPHT ini pun dapat digunakan untuk menghitung perkiraan hari persalinan, disebut dengan rumus Naegele.

Jika Anda tidak ingin menghitung rumit, cukup gunakan kalkulator kehamilan yang sudah banyak diakses secara online.

Ini cara menghitung rumus dengan Naegele


Sebelum kamu mulai menghitung usia kehamilan menggunakan cara ini, kamu harus tahu dulu siklus haid kamu.

Hal ini dikarenakan menghitung menggunakan cara ini biasanya digunakan pada wanita dengan siklus haid yang teratur seperti setiap 28 hari atau 30 hari.

Hal yang pertama kamu perlu lakukan adalah mengetahui hari pertama haid terakhir Anda atau biasa disingkat dengan HPHT.

Kemudian caranya adalah :
Tanggal HPHT ditambah 7 (+7)

Bulan HPHT dikurang 3 (-3)

Tahun HPHT (+1)

Contoh :

HPHT 16 Agustus 2017

Tanggal HPHT 16+7 = 23

Bulan HPHT 8 -3=5

Tahun HPHT 2017+1=2018

Maka hari perkiraan lahir adalah 23 Mei 2018

Namun jika bulan HPHT tidak bisa dikurangi, seperti Januari (1-3=?) Maka cukup dengan bulan HPHT ditambah 9 tanpa tahun ditambah.

Tanggal HPHT ditambah 7 (+7)

Bulan HPHT ditambah 9 (+9)

Tahun HPHT tetap

Contoh :

HPHT 20 Januari 2017

Tanggal HPHT 20+7=27

Bulan HPHT 1+9=10

Tahun HPHT 2017

Maka hari perkiraan lahir adalah 27 Oktober 2017

Menghitung Usia Kehamilan Berdasarkan Pemeriksaan Klinis

Tinggi rahim atau fundus uteri ibu hamil dapat digunakan untuk memperkirakan usia kehamilan, tapi sebaiknya hal ini dilakukan oleh tenaga profesional (dokter atau bidan) supaya hasilnya akurat.

Metode ini dilakukan dengan cara menggunakan perabaan (palpasi) tinggi rahim.

Dokter akan melakukan perabaan untuk mencari fundus uteri, dan dilakukan penghitungan usia kehamilan tinggi fundus uteri yang didapat lalu akan dibandingkan dengan angka standar.

Menghitung Usia Kehamilan dengan USG

Tribunners, teknologi USG Kehamilan pertama kali digunakan awal tahun 1970-an, menyebabkan peningkatan dalam evaluasi anatomi janin dan plasenta, serta fase pertumbuhan janin.

Dalam menghitung usia kehamilan dengan USG ini, menggunakan tiga cara yaitu mengukur besar diameter kantong kehamilan pada ibu hamil muda kisaran 6-12 minggu kehamilan, mengukur jarak kepala-bokong janin pada usia kehamilan 7-14 minggu dibandingkan dengan standar acuan.

Serta mengukur diameter kepala janin pada usia kehamilan diatas 12 minggu.

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved