Dijadwalkan Mulai 1 Juni, Tebang Pohon di Liku Sembilan Jalan Lintas Bengkulu-Kepahiang Diundur 

Rencana tebang pohon rawan tumbang yang berada di jalan lintas Bengkulu-Kepahiang, Liku Sembilan yang dijadwalkan dimulai 1 Juni 2022 diundur.

Panji/TribunBengkulu.com
Kondisi arus lalu lintas di Jalan Liku Sembilan, Desa Tebat Monok Kabupaten Kepahiang. Kendaraan masih lalu-lalang, Rabu (1/6/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Rencana tebang pohon rawan tumbang yang berada di jalan lintas Bengkulu-Kepahiang, Liku Sembilan yang dijadwalkan dimulai 1-24 Juni 2022 diundur.

Pantauan TribunBengkulu.com saat ini di Jalan Liku Sembilan Taba Penanjung-Kepahiang, khusus di kawasan Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang belum ada tanda-tanda tebang pohon akan dilaksanakan.

Kendaraan pengangkut dan kendaraan pribadi masih lalu lalang normal seperti hari biasanya melintasi di jalan kawasan Liku Sembilan. 

Padahal dalam kegiatan penebangan pohon nanti, akan dilakukan rekayasa arus lalu lintas oleh pihak terkait. 

Kasat Lantas Polres Kepahiang, Iptu Dendi Putra menerangkan, pihaknya tergabung dalam giat tersebut untuk mengatur arus lalulintas. 

"Tadi pagi tidak jadi mas, masih diundur sampai dengan waktu yang belum ditentukan," ungkap Iptu Dendi Putra saat dihubungi oleh TribunBengkulu.com, pada Rabu (1/6/2022) 

Lanjut Dendi, pihaknya mendapat tugas untuk melakukan buka tutup arus lalu lintas, di jalan Taba Penanjung-Kepahiang. 

"Laporan yang kami terima sampai saat ini, proses kegiatan penebangan pohon ini, sudah hampir final baik tenaga, peralatan dan lain-lain," ujar Iptu Dendi Putra

Dendi menambahkan pihaknya masih menunggu hasil rapat finalisasi yang adakan diagendakan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan Provinsi Bengkulu. 

"Masih menunggu instruksi dari Dinas LHK Provinsi Bengkulu, terkait kesiapan lintas sektor kapan dimulainya," jelas Iptu Dendi Putra.

Diberitakan sebelumnya, pada 18 Mei 2022 lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menggelar rapat teknis persiapan pelaksanaan pemangkasan pohon di Jalan Nasional Taba Penanjung-Kepahiang.

Ada sekitar 38 pohon rawan tumbang yang akan dipotong di jalan Liku Sembilan Taba Penanjung - Kepahiang ini.

Ini dilakukan mengingat sudah banyaknya desakan masyarakat yang khawatir akan tertimpa pohon di kawasan Liku Sembilan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah menuju Kabupaten Kepahiang.

Baca juga: Anggaran Tebang Pohon di Liku Sembilan Ratusan Juta Rupiah, 1 Pohon Rp 7 Juta

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Fachriza Razie mengatakan, pemangkasan pohon di sepanjang jalan Liku Sembilan Taba Penanjung - Kepahiang ini harus dilakukan secepatnya.

Mengingat sudah banyak desakan dari masyarakat yang khawatir akan ada lagi korban akibat pohon tumbang seperti yang terjadi belum lama ini.

"Kita disini minta setiap stakeholder membahas apa saja kontribusi yang bisa diberikan pada saat pemangkasan pohon ini sudah kita mulai," kata Fachriza.
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved