Kasus Rudapaksa

Pria di Demak Rudapaksa dan Bunuh Adik Ipar Lantaran Cemburu, Akui Lebih Sayang Korban dari Kakaknya

Kasus ini terungkap saat jasad korban ditemukan tewas penuh luka di kebun dekat rumahnya, Rabu (25/5/2022).

Editor: Hendrik Budiman
Humas Polres Demak
Pelaku pembunuhan gadis 18 tahun, yang mayatnya dibuang di kebun samping rumahnya, di Dukuh Kadilangon, Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Demak, pada Rabu (25/5) siang, berhasil diringkus Tim Resmob Polres Demak. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang pria berinisial SH (21), pria di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tega menghabisi nyawa adik iparnya, FN (18).

Kasus ini terungkap saat jasad korban ditemukan tewas penuh luka di kebun dekat rumahnya, Rabu (25/5/2022).

Motif pembunuhan itu lantaran pelaku cemburu melihat korban membawa laki-laki ke rumah.

Baca juga: Miris! Uang Rp 20 juta Modal Seserahan Nikah Milik Office Boy di Bogor Digasak Begal

Ternyata, pelaku menyukai FN sejak lama, meski kini telah menikah dengan kakak korban.

SH sempat menyatakan cintanya kepada FN, sebelum ia menikahi kakak korban. Namun, saat itu, korban menolak cintanya.

"Waktu ditolak itu tidak apa-apa, sudah saya biarkan saja, terus saya pikir deketin kakaknya," kata SH dikutip dari TribunJateng.com, Selasa (31/5/2022).

Pelaku kemudian berusaha mendekati kakak korban. Tak lama, pelaku dan kakak korban akhirnya menikah.

"Sewaktu kakaknya pulang dari pondok, saya berpikir bermaksud ada hati dengan kakaknya, habis itu saya lamar kakaknya," ungkapnya.

Meski telah menikahi kakak korban, SH masih menyimpan rasa terhadap FN.

Baca juga: Peran Terduga Teroris yang Ditangkap di Bengkulu, Terhubung ke Palembang, Riau, dan Sumut

Kendati demikian, kakak korban tak mengetahui hal itu.

"Kalau istriku, kalau soal saya cinta sama adikku (ipar) belum tahu," terangnya.

SH mengatakan, rudapaksa dan pembunuhan yang dia lakukan lantaran terbakar rasa cemburu.

"Soal pemerkosaan dan pembunuhan belum saya rencanakan karena saya cemburu, masih ada hati dengan FN.Memang saya ada hati dengan kakaknya, tapi saya lebih sayang sama adiknya daripada kakaknya," terangnya.

Baca juga: Oknum Dosen IAKN Tarutung Diduga Cabuli Mahasiswanya, Korban Diminta Balas Budi Diurus Beasiswa KIP

SH menyebut, nekat menghabisi nyawa korban lantaran tak ingin perbuatan bejatnya diketahui orang lain.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved