Info Haji 2022

10 Tahun Menunggu, Nurhayani CJH Tertua asal Kota Bengkulu Berangkat Tahun Ini, Setelah 2 Kali Gagal

Kebahagiaan tengah dirasakan Nurhayani Basiakmerana (65) salah satu Calon Jemaah Haji tertua di Kota Bengkulu yang akan berangkat tahun 2022 ini.

Penulis: Kartika Aditia | Editor: Yunike Karolina
Kartika/TribunBengkulu.com
Nurhayani Basiakmerana, salah satu calon jemaah haji tertua di Kota Bengkulu, Kamis (2/6/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Kartika Aditia


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kebahagiaan tengah dirasakan Nurhayani Basiakmerana (65) salah satu Calon Jemaah Haji (CJH) tertua di Kota Bengkulu yang akan berangkat tahun 2022 ini. 

Terlebih setelah penyelenggaraan ibadah haji yang sempat ditutup untuk negara di luar Arab Saudi selama 2 tahun karena Pandemi Covid-19. 

Nurhayani merupakan salah satu warga Kota Bengkulu yang telah mendaftar haji sejak bulan Januari, tahun 2012.

Sebenarnya, ia sendiri tidak merasa yakin dirinya bisa menunaikan ibadah haji karena biayanya. Namun ia merasa beruntung karena anaknya yang sangat mengusahakan dirinya agar bisa berangkat haji. 

"Awalnya aku kira tidak mungkin kalau biaya sendiri, tapi semenjak anak dan menantu saya yang ngajak, saya senang dan jadi benar-benar pengen," ujar Nurhayani kepada TribunBengkulu.com, Kamis (2/6/2022) 

Lebih lanjut, Nurhayani bercerita bahwa anak dan menantunya lah yang telah mempersiapkan segala sesuatu untuk keberangkatannya. 

"Pokoknya anak sama menantuku semua, dari daftar dan semuanya. Aku tinggal nurut saja," lanjut Nurhayani. 

Nurhayani dulunya bahkan sempat pesimis saat anaknya berkata akan mengajak dirinya untuk naik haji, karena takut umurnya yang sudah tua dan tidak sampai lagi. 

"Anak aku bilang, 'melah mak, kito naik haji,' terus kataku janganlah naik haji nak, umrah saja biar cepat. Tapi anak ni ingin sekali ngajak aku. Aku bilang aku nih sudah tua, jangan-jangan tidak sampai lagi kalau mau naik haji," bebernya. 

Ketika tahu tahun ini namanya masuk dafar keberangkatan haji, Nurhayani pun merasa sangat bersyukur. Terlebih lagi, ia mengatakan saat ini pengelihatannya sudah semakin memburuk. 

"Bersyukur sekali ya, apalagi pengelihatan tidak sebagus dulu. Bahagia lah pokoknya," kata Nurhayani. 

Hingga saat ini, persiapan dirinya untuk keberangkatan haji sudah sangat matang. Begitupula dengan anak dan menantunya yang nantinya akan naik haji bersamanya. 

"Ibu saya ini beruntung, karena banyak yang tidak berangkat gara-gara terkendala umur," ungkap Anis, sang menantu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved