CPNS Mundurkan Diri

Putra Jokowi Murka Dengar 2 CPNS di Solo Mundur Dengan Alasan Gaji Kecil, Gibran: Kurang Ajar

Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka murka terkait mundurnya dua calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Solo,

Editor: Hendrik Budiman
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka 

TRIBUNBENGKULU.COM - Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka murka terkait mundurnya dua calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Solo, Jawa Tengah.

Pasalnya seorang dokter gigi dan Psikolog di Solo mundur dari CPNS karena gaji PNS sangat kecil.

Baca juga: Walikota Solo Gibran Murka Dengar Dokter Gigi dan Psikolog yang Mundur CPNS Dengan Alasan Gaji Kecil

Dua CPNS itu mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi dengan alasan gaji kecil.

"Nak pengin gaji besar ya ojo dadi PNS (kalau pengin gaji besar ya jangan jadi PNS). Wis rak cetho (sudah tidak jelas), rak mutu itu," kata Gibran dikutip dari Kompas.com, Kamis (2/6/2022).

Baca juga: Dokter Gigi dan Psikolog di Solo Mundur dari CPNS Karena Gaji PNS Kecil

"Rasah daftar rene nak pengin sugih (jangan daftar di sini kalau ingin kaya). Di sini untuk pelayanan publik. Wis (sudah) daftar, melu (ikut) tes, mengundurkan diri, kurang ajar itu," sambungnya.

Gibran menuturkan, langkah dua CPNS mengundurkan diri setelah lolos seleksi telah merugikan pemerintah, meski pengunduran diri mereka dilakukan sebelum pengangkatan.

"Jangan kayak gitu lagi. Merugikan itu. Pak Menpan RB (Tjahja Kumolo) juga marahkan," ungkap dia. Suami Selvi Ananda pun menyarankan bagi siapapun yang ingin kaya supaya menjadi pengusaha.

"Nak pengin sugih dadi pengusaha (kalau pengin kaya jadi pengusaha). Rasah daftar (CPNS) di sini," kata Gibran.

Baca juga: Mundur dari CPNS Karena Gaji PNS Kecil, Dokter Gigi dan Psikolog di Solo Tak Dikenakan Sanksi

Sebelumnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Solo, Jawa Tengah mencatat ada dua calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang memutuskan untuk mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi penerimaan tahun 2021.

Kepala BKPSDM Solo Dwi Ariyatno mengatakan, kedua CPNS mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi dengan alasan gaji kecil.

"Kalau ditanya kemarin prinsipnya tidak sesuai dengan ekspektasinya, mungkin (gaji). Karena posisinya bukan pas sejak pengangkatan. Dia mengundurkannya pascapengumuman, sebelum pengangkatan," kata Dwi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/6/2022).

Menurut Dwi dua CPNS yang mengundurkan diri itu tidak dikenai sanksi karena mereka mundur sebelum pengangkatan.

"Kemarin yang dikatakan BKN kalau ada CPNS yang sudah mendapat SK pengangkatan mundur itu kena sanksi. Tapi kalau sejak diumumkan sebelum pengangkatan masih pemberkasan mundur tidak kena saksi. Saya bisa mengajukan pengganti," terangnya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved