Breaking News:

Rumah Mantan Sekda Kepahiang Dibobol, Pintu Kamar dan Pintu Besi Garasi Raib. Pelakunya Diringkus

Peristiwa kurang mengenakan dialami mantan Sekda Kepahiang, Zamzami Zubir. Rumahnya di Desa Kelobak Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang dibobol

Ho Sat Reskrim Polres Kepahiang
Pelaku MF (36) Warga Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, yang diamankan Tim Elang Jupi Satreskrim Polres Kepahiang, pada Kamis (2/6/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Peristiwa kurang mengenakan dialami mantan Sekda Kepahiang, Zamzami Zubir.

Rumahnya di Desa Kelobak Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang dibobol maling.

Menariknya, barang yang dicuri pelaku bukanlah barang yang mudah dibawa melainkan 1 buah pintu kayu kamar dan 2 buah pintu garasi yang terbuat dari besi.

Setelah diusut, pelakunya ternyata MF (36), warga Jalan Imam Bonjol Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong.

MF berhasil ditangkap Tim Elang Jupi Sat Reskrim Polres Kepahiang, sekitar pukul 21.01 WIB, Kamis (2/6/2022).

"Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, kami berangkat Kabupaten Rejang Lebong sekitar pukul 21.00 wib, dari informasi yang diterima pelaku berada di rumahnya," kata Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Doni Juniansyah kepada TribunBengkulu.com, pada Jum'at (3/6/2022)

Sementara itu, peristiwa pencurian dengan pemberatan tersebut dilaporkan pelapor berawal ketika pelapor mendapat telepon pada Senin (23/5/2022) bahwa ada pencurian di rumahnya. 

Pintu kamar dan pintu tralis garasi rumah yang dalam keadaan kosong itu dicuri.

Esok harinya, Selasa (24/5/2022). Pelapor mengecek rumahnya tersebut dan ternyata benar pintu kayu di salah satu kamar dan pintu tralis besi miliknya raib.

Dari keterangan saksi diketahuilah bahwa orang yang mencuri di rumahnya tersebut adalah MF.

Mendapat petunjuk tersebut, pelapor kemudian langsung menelepon Ulfa yang merupakan kakak kandung MF. Meminta agar MF mengembalikan kedua pintu rumahnya tersebut.

Nah, pada Rabu (25/5/2022), kakak pelaku kembali menghubungi pelapor, mengatakan bahwa pelaku enggan mengembalikan kedua pintu yang telah dicurinya tersebut.

"Kakak terlapor bilang kalau terlapor tidak mau mengembalikan pintu tersebut, karena itu bukan urusan kakaknya melainkan urusan pelaku, pelaku juga bilang kalau tidak akan ada yang melapor urusan pintu yang telah dicurinya tersebut," jelas Iptu Doni Juniansyah.

Korban yang tidak senang mendapati jawaban tersebut, langsung melaporkan kejadian pencurian di rumahnya itu ke Polres Kepahiang. Karena korban merasa dirugikan.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa benar dirinya telah melakukan pencurian itu," ungkap Iptu Doni Juniansyah.

Dari tangan pelaku polisi menyita satu unit pintu kayu, dan 2 unit pintu trali yang dicuri pelaku.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved