Satu Keluarga Disiram Air Keras

Satu Keluarga di Kertapati Palembang Disiram Air Keras Oleh Puluhan Orang Usia Remaja

Satu keluarga di Lorong Banten RT 21, Kelurahan Kemas Rindo, Kertapati Palembang Sumatera Selatan jadi korban penyiraman air keras.

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Satu keluarga disiram air keras di Kertapati. Astari, salah satu korban penyiraman air keras saat menceritakan kronologi penyerangan yang terjadi, Kamis (2/6/2022) malam. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Satu keluarga di Lorong Banten RT 21, Kelurahan Kemas Rindo, Kertapati Palembang, Sumatera Selatan jadi korban penyiraman air keras.

Penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTD) yang berjumlah sekitar 20 orang terjadi, pada Kamis (2/6/2022) sekita pukul 20:30 WIB.

Baca juga: Kenalan di Facebook, Suami Di Lebong Nekat Cabuli Anak SMP di TPU Padahal Istri Sedang Hamil Tua

Para pelaku penyiraman air keras itu diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang diperkirakan masih usia remaja.

Akibatnya, 7 orang dari 5 yang diantaranya satu keluarga terkena serangan menggunakan air keras mengalami luka bakar.

Baca juga: Razia Tempat Hiburan Malam, Polisi Temukan DJ Diskotik dan Pengunjung Positif Narkoba

Korban yakni Astari (45), Meni (54), Maleha (58), Astari (63), Syahriani (13), Deni (17), dan Zamzami.

Selain ketujuh korban tersebut, ada juga seorang bayi yang terkena percikan air keras di tangannya.

"Kami diserang orang tidak dikenal jumlahnya sekitar 20 orang ada yang masih remaja dan juga dewasa, " kata Astari dikutip dari TribunSumsel.com, Jumat (3/6/2022).

Baca juga: Fakta Baru dan Kronologi Suami di Lebong Cabuli Siswi SMP di TPU, Padahal Istri Sedang Hamil Tua

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi setelah waktu salat isya, dimana awalnya memang ada sekelompok orang yang sedang berkelahi seusai Maghrib.

Lalu orang tersebut datang kembali saat mengejar salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi. Selain membawa air keras para pelaku juga terlihat membawa senjata tajam berupa parang dan pedang.

Baca juga: Pria di Lebong Cabuli Siswi SMP di Kuburan saat Istri Hamil Tua Terancam 15 Tahun Penjara

"Yang dikejar oleh sekelompok orang itu si Deni, tak tahu masalahnya. Dia kena duluan disiram air keras. Lalu masuk ke lorong kami disiram-siramnya air keras secara acak ke arah kami, " jelasnya.

Astari sendiri mengalami luka di bagian wajah dan leher nya akibat siraman air keras.

Baca juga: Seminggu Hilang, Keluarga Ridwan Kamil Ikhlas Eril Dinyatakan Meninggal: Allah Lebih Mencintai Eril

Usai kejadian para korban dirawat di rumah sakit dan kini sudah membuat laporan di Polsek Kertapati.

"Ada yang ke RS BAri, RS Muhammad Hoesin dan RS muhammadiyah. Ini sekarang masih membuat laporan di Polsek Kertapati, " pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved