Polisi Berikan Pendampingan Kepada Siswi SMP Korban Rudapaksa Pria Beristri di Lebong

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebong, telah menetapkan YG (19) warga Lebong Tengah, sebagai tersangka. 

Panji/Tribunbengkulu.com
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur YG (18) saat diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Lebong, pada Rabu (25/5/2022) lalu 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebong, telah menetapkan YG (19) warga Lebong Tengah, sebagai tersangka. 


Kini polisi melakukan pendampingan korban rudapaksa yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). 

Hal ini dijelaskan oleh Kasat Reskrim Polres Lebong, Iptu Alexander, untuk korban saat ini masih dilakukan pendampingan oleh pihaknya. 

"Untuk korban kita lakukan pendampingan untuk kebaikan psikologisnya melalui unit PPA Satreskrim Polres Lebong," kata Iptu Alexander saat digunakan TribunBengkulu.com, pada Sabtu (4/6/2022) 


Pelaku YG Terancam 15 Tahun penjara


YG terancam kurungan penjara 15 tahun dengan denda sebesar Rp 5 miliar. 


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) Jo. Pasal 76D Undang-undang Nomor 1 tahun 2016. tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.

"YG disangkakan pasal 81 ayat 1 junto 76 D dan 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," kata Iptu Alexander saat dihubungi oleh TribunBengkulu.com, pada Jum'at (3/5/2022) 


Lanjut Alexander, pelaku disangkakan pasal tersebut, lantaran korban yang masih duduk dibangku SMP. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved