Aksi Begal

Pura-pura Pinjam Kunci Busi Lalu Todongkan Pistol, Modus Baru Begal di Banyuasin

Kepala Desa Rimba Alai Rohmad Anwar yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari korban yang datang ke rumah karena sudah mengalami pembegalan.

Editor: Hendrik Budiman
Ilustrasi Begal 

TRIBUNBENGKULU.COM - Aksi pencurian dengan kekerasan atau aksi begal dialami Sudirman warga Desa Ujung Tanjung saat melintas di simpang Desa Rimba Alai Kecamatan Banyuasin III Banyuasin, Sabtu (4/5/2022) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kepala Desa Rimba Alai Rohmad Anwar yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari korban yang datang ke rumah karena sudah mengalami pembegalan.

Menurut Rohmad, korban Sudirman yang datang ke rumahnya di antar warga sudah menjadi korban begal di Desa Rimba Alai tepatnya tidak jauh dari Simpang 3 Tugu Hutan Larangan.

"Menurut cerita korban, dia dari Betung dan hendak pulang menuju rumahnya di Desa Ujung Tanjung. Diperjalanan, dia bertemu pemotor yang menyetopnya dengan alasan meminjam kunci busi," kata Rohmad dikutip dari TribunSumsel.com, Minggu (5/6/2022).

Baca juga: Suami di Gresik Gerebek Istrinya yang Berusia 56 Tahun Sedang Bercinta dengan Pemuda di Kos-kosan

Sebelumnya, karena kondisi sedang hujan sehingga korban memasukan ponsel, dompet dan lainnya ke dalam bagasi motor BG 2139 JBD yang dikendarainya.

Merasa aman karena barang berharga sudah di simpan di dalam bagasi motor, korban Sudirman kembali melanjutkan perjalanan.

Baca juga: Kronologi Ibu Muda Amelina di Rejang Lebong Dibunuh Suami, Diduga Cemburu hingga Masalah Ekonomi

Namun, saat melintas di Desa Rimba Alai korban di stop tiga orang dengan alasan meminjam kunci busi.

Saat korban berhenti dan membuka jok motor, seorang pelaku langsung menodongkan senjata jenis pistol ke leher korban.

Pelaku juga mengancam korban, untuk tidak berteriak. Bila berteriak, korban akan di tembak.

Baca juga: Amelina Ibu Muda di Rejang Lebong yang Dibunuh Suami, Disebut Sudah Pisah Ranjang Selama 1 Bulan

Merasa terancam, korban berupaya melawan akan tetapi di tendang seorang pelaku lainnya.

Tendangan pelaku, membuat korban tersungkur di jalan.

Melihat korban tersungkur, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban.

"Korban sempat menjerit meminta tolong, tetapi karena sepi jadi pelaku ini leluasa melarikan motor korban. Sekitar 15 menit, ada warga kami yang melintas dan menolong korban dan dibawa ke rumah kami," ujar Rohmad.

Baca juga: Ikut Program Nikah Massal, Wanita di Sidoarjo Kaget Dinikahi Tetangga Sendiri

Setelah mendengar cerita korban, menurut Rohmad pihaknya mengajak korban untuk melaporkan kejadian pembegalan tersebut.

Korban, dibawa ke Polsek Pangkalan Balai untuk membuat laporan terkait begal yang dialaminya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Harry ketika dikonfirmasi sudah mendengar adanya kejadian tindak kejahatan di simpang Tugu Hutan Larangan.

"Sudah tahu kejadian itu. Masih penyelidikan," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved