Kasus Pencabulan

Siswi SMP di Blitar Jadi Korban Pencabulan Pria Bercucu, Seorang Pelaku Akhiri Hidup

Tewasnya Bd, warga Desa Banjasari, Kecamatan Selorejo, yang jasadnya ditemukan sudah membusuk

Editor: Hendrik Budiman
https://www.google.com/search?q=pelecehan+kompas&client=ms-android-xiaomi-rvo2&prmd=ivsxn&sxsrf=APq-WBuGKkjz6k6i3g3_wLgOAZ1I50pCTA:1644915736921&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwjw2LzRrIH2AhXXS2wGHWcgC-oQ_AUoAXoECAIQAQ&biw=393&bih=712&dpr=2.75#im
Ilustrasi korban pelecahan sedang menutup wajah nya 

TRIBUNBENGKULU.COM - Tewasnya seorang pria berinisial Bd, warga Desa Banjasari, Kecamatan Selorejo, yang jasadnya ditemukan sudah membusuk, Rabu (01/06/2022) siang lalu, rupanya berdampak terhadap pengungkapan kasus lainnya.

Bukan hanya mengungkap motif di balik kasus gantung diri korban, namun sekaligus juga mempercepat pengungkapan kasus dugaan pencabulan dengan korbannya anak gadis yang masih di bawah umur, anak kelas 1 SMP di dusun itu.

Baca juga: Pura-pura Pinjam Kunci Busi Lalu Todongkan Pistol, Modus Baru Begal di Banyuasin

Sebab, dengan penemuan mayat korban, yang juga dikait-kaitkaan dengan kasus dugaan pencabulan itu, membuat teman Bd, akhirnya tak bisa berkelit.

Sebab, sebelumnya atau pada 4 Mei 2022 lalu, baik Bd maupun tetangga, Sry, kakek berusia 63 tahun itu mangkir atas panggilan penyidik.

Namun, begitu mayat Bd ditemukan dalam keadaan sudah sulit dikenali, Sry jadi patuh hukum.

Baca juga: Suami di Gresik Gerebek Istrinya yang Berusia 56 Tahun Sedang Bercinta dengan Pemuda di Kos-kosan

Mungkin, karena sudah tak ada temannya lagi karena Bd sudah tiada sehingga ia memenuhi panggilan.

Sehari setelah penemuan mayat Bd, Kamis (02/06/2022), Sry mendatangi panggilan Polres Blitar.

Saat itu, Sry masih dipulangkan namun sehari keemudian, Jumat (03/06/2022), langsung ditahan.

"Iya, dia sudah kami amankan untuk kepentingan penyidikan ataas kasus itu (ddugaan pencabulan anak di baawah umur, yang kini sudah hamil tujuh bulan). Dan, dia sudah mengakui perbuatanya atas kasus itu," kata AKP Tika Pusvita Sari, Kasat Reskrim Polres Blitar, Minggu (05/06/2022).

Baca juga: Amelina Ibu Muda di Rejang Lebong yang Dibunuh Suami, Disebut Sudah Pisah Ranjang Selama 1 Bulan

Ditahannya kakek dua cucu, yang kini menunggu kelahiran cucunya yang ketiga ini kembali jadi viral di dusunnya.

Bukan karena ditahannya Sry namun kembali mengingatkan kematian Bd, yang gantung diri di pohon kopi, dengan berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya.

Jasadnya ditemukan bukan hanya sudah membusuk namun juga sudah terpisah antara kepala dan tubuhnya.

Baca juga: Kronologi Ibu Muda Amelina di Rejang Lebong Dibunuh Suami, Diduga Cemburu hingga Masalah Ekonomi

Di atasnya ada tali tampar yang melingkar dengan kondisi masih mengikat kuat di pohon kopi, yang ada di perengan area kebun kopi.

"Iya, masih jadi omongan warga. Katanya, kok bisa mereka (kedua pelaku yang sudah sama-sama punya cucu kok bisa berbuat begituan dengan anak seusia segitu (korban yang hamil itu saat ini kelas 1 SMP)," ujar warga yang enggan disebukan namanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved