Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Kerja Berkompetensi di BLK Bengkulu, Buka 9 Program Pelatihan
Sebanyak 160 orang mengikuti pelatihan kerja berkompetensi di Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (U
Penulis: Kartika Aditia | Editor: M Arif Hidayat
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Kartika Aditia
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sebanyak 160 orang mengikuti pelatihan kerja berkompetensi di Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (UPTD BLK) Dinas Nakertrans Provinsi Bengkulu, Senin (6/6/2022).
Kepala UPTD BLK Provinsi Bengkulu, Hidayat, MM mengatakan, ratusan peserta adalah masyarakat Bengkulu yang telah terlebih dahulu mengikuti seleksi.
Dan pelatihan kerja ini merupakan gelombang ke dua yang dimulai pada hari ini, 6 Juni 2022. Dengan persiapan yang telah disiapkan sejak 2 bulan yang lalu.
"Mereka sudah melalui tahapan seleksi, kami interview kami lihat dulu keseriusannya, berdasarkan hasil interview dan data pribadinya, baru kita seleksi siapa-sia saja yang bisa masuk kelas dan ikut program pelatihan," ungkap Hidayat kepada Tribunbengkulu.com.
Dalam pelatihan kerja berkompetensi ini ada 9 program pelatihan yang digelar yakni Bakery, penata rambut junior, Tata rias pengantin muslim modifikasi, Menjahit pakaian dengan mesin, Pembuatan hiasan busana dengan mesin bordir manual, Desain grafis muda, Audio Video, Finishing kayu dengan teknik semprot dan Mservice sepeda motor konvensional.
Sebanyak 160 peserta pelatihan dibagi ke 10 kelas.
"Setiap kelas jumlahnya 16 peserta, dari 9 program, ada 1 program yang dijadikan 2 kelas karena pesertanya mencapai 32 orang yakni program pelatihan Bakery," imbuhnya.
Dijelaskan Hidayat, pelatihan berkompetensi ini digelar untuk meningkatkan keterampilan untuk menjadi wirausahawan.
Sementara untuk mentor setiap program pelatihan kerja adalah instruktur dan pelatih dari BLK sendiri.
"Setelah menyelesaikan ini nanti siswa akan kita kasih sertifikat kemudian nanti ada lagi tim dari bekasi dan akan diadakan ujian kompetensi,"
Ditambahkan, sertifikat dari hasil uji kompetensi itu bisa berlaku tak hanya di nasional saja melainkan internasional.
Sehingga para siswa yang memiliki sertifikat ini bisa menggunakannya untuk tambahan syarat melamar pekerjaan nantinya.
"Iya misal dia mau cari kerja di malaysia, singapura, ke jepang dan lain-lain," Kata Hidayat.
Ia juga mengatakan, setelah program pelatihan ini berjalan, nantinya akan dibuka kelas lagi untuk gelombang ketiga dan akan membuka kembali pendaftaran.
"Setelah ini seminggu berjalan, kami ada rencana buka 7 kelas lagi," tambah Hidayat.
Ia berharap dengan dilakukannya program ini, para siswa dapat mengembangkan kemampuannya sehingga berhasil untuk mendapatkan pekerjaan dengan kemampuan yang mumpuni dan dapat mengurangi jumlah pengangguran di provinsi Bengkulu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pelatihan-di-BLK-Provinsi.jpg)