Selebgram Hana Hanifah

Artis FTV dan Selebgram Hana Hanifah Dilaporkan ke Polisi Diduga Promosikan Judi Online

Selebgram dan artis Hana Hanifah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan mempromosikan judi online, Hana Hanifah .

Editor: Hendrik Budiman
Instagtam Hana Hanifah
Artis FTV Hana Hanifah 

TRIBUNSUMSEL.COM - Selebgram dan artis Hana Hanifah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan mempromosikan judi online, Hana Hanifah .

Setelah sempat bikin heboh soal prostitusi online, selebgram Hana Hanifah kini kembali jadi sorotan.

Baca juga: My Lecturer My Husband: Kedekatan Mas Arya dan Karin, Inggit : Saya Menerima Masa Lalu Mas Arya

Pelaporan itu dilayangkan oleh Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Senin (6/6/2022).

"Beberapa hari yang lalu beliau memposting di akun Instagram miliknya terkait dengan mempromosikan judi online," kata Direktur LBH PB SEMMI Gurun Arisastra di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin malam.

Baca juga: Selamat! Deddy Corbuzier Resmi Nikahi Sabrina Chairunnisa

Gurun menjelaskan, postingan Hana Hanifah terkait dugaan mempromosikan judi online itu diunggah pada Sabtu (4/6/2022) lalu.

Kepada polisi, Gurun mengaku telah menyerahkan tangkapan layar postingan Hana Hanifah tersebut sebagai barang bukti.

"Kami tadi melampirkan barang bukti screenshot postingan promosi judi online. Saya lihat sendiri Insta Story dia gitu. Dia posting di akun milikinya tuh. Lalu saya screenshot dan itu sudah saya sampaikan sebagai barang bukti dalam pelaporan," ujar dia.

Menurutnya, postingan itu telah meresahkan masyarakat.

Pihaknya mendapatkan banyak laporan dari masyarakat terkait postingan tersebut.

"Kontennya sangat meresahkan dan juga tidak etis, dan juga tidak baik selaku public figure mengajak untuk mempromosikan akun judi online," ucap Gurun.

"Banyak pengaduan ke kami dia memposting akun itu, mempromosikan akun judi online di Instagramnya dari elemen masyarakat dan pemuda dari beberapa masyarakat melaporkan ke kami. Ini kan tentu tidak baik, berpotensi merusak generasi bangsa," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved