Aksi Premanisme

Preman di Sergai Sumut Ancam Ibu-ibu Pakai Golok Saat Korban Melihat Lahan

Seorang preman berinisial BM warga, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara jadi menjadi tersangka.

Editor: Hendrik Budiman
SURYA/M TAUFIQ
Ilustrasi - tersangka Preman berinisial BM warga , Desa Pekan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagagi (Sergai), Sumatera Utara jadi menjadi tersangka. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang preman berinisial BM warga, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara jadi menjadi tersangka.

BM jadi tersangka usai mengancam seorang ibu-ibu, YR, menggunakan golok.

Baca juga: Wanita Misterius Ngaku Utusan Malaikat dari Banten, Nyelonong Masuki Rumah Warga Depok

Hal itu disampaikan oleh Riadi kuasa hukum korban melalui surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) yang dikeluarkan oleh Polres Sergai yang diterbitkan pada 26 Mei 2022.

"Melalui surat SP2HP yang dikeluarkan oleh Polres Sergei, kasus pengancaman yang kita laporkan atas pelaku BM sedang terus diproses dan terlapor sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Riadi, Selasa (7/6/2022).

Baca juga: UPDATE Dugaan Kasus Korupsi Replanting di Bengkulu Utara, Jaksa Masih Lengkapi Bukti Kerugian Negara

Dugaan pengancaman yang dilakukan oleh BM sebelumnya terjadi pada Sabtu 16 Oktober 2021 lalu.

Pengancaman itu terjadi saat YR melihat lahan di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai.

Baca juga: Penghapusan Honorer, Kepala BKD Provinsi: SE Sudah Diterima, Pemberlakukan Tunggu Petunjuk

Tiba tiba BM datang membawa golok dan mengancam korban yang saat itu bersama YR dan temannya IRT yang membawa anaknya yang masih berusia 10 tahun

Tak terima atas perbuatannya YR pun kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Sergai dengan laporan bernomor LP/B/695/X/2021/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut.

Baca juga: Bus Dilarang Berjalan dan Didenda Gegara Penumpang BAB di Toilet Bus dan Kotoran Jatuh di SPBU

"Sejauh ini sudah ada 5 saksi yang kita hadirkan dimana meraka adalah yang mengetahui kejadian di sana. Bahwasanya terlapor sudah menjadi tersangka oleh penyidik. 26 Mei SP2HP, atas kasus pengancaman," tutur Riadi.

Riadi mengatakan terlapor yang tidak memiliki etika baik juga tidak pernah melakukan upaya damai dengan korban.

Baca juga: Remaja Putri di Sumut Dijebak Kekasih Hingga Layani 10 Pria, Pacar Rekam Hubungan Badan Korban

Atas hal itu, Riadi pun berharap agar kasus pengancaman tersebut dapat berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Dengan perkembangan kasus ini kita apresiasi kepolisian, namun tentu kasus ini harus terus berlanjut sesuai dengan hukum yang berlaku. Agar tindakan tindakan premanisme tidak lagi terjadi," tutup dia.

Baca juga: Artis FTV dan Selebgram Hana Hanifah Dilaporkan ke Polisi Diduga Promosikan Judi Online

"Untuk tersangka Subaidi Tambusai alias Buyung Muis segera kita tangkap. Memang sudah kita ditetapkan tersangka kasus pengancaman," kata Yoga.

Yoga menyebutkan pihaknya akan memproses kasus pengancaman yang dilakukan BM secara profesional.

"Ya pasti akan kita proses dan tindak secara profesional. Agar masyarakat mendapatkan rasa aman," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved