Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Dana BOS Seluma Tertunda karena Hakim Sakit

Sidang lanjutan dugaan korupsi di PN Bengkulu pada hari ini, Selasa (7/6/2022) terpaksa tertunda, karena hakim sakit.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/TribunBengkulu.com
Proses persidangan kasus dugaan korupsi dana BOS Seluma beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sidang lanjutan dugaan korupsi di PN Bengkulu pada hari ini, Selasa (7/6/2022) terpaksa tertunda.


JPU Kejati Bengkulu, Muhammad Safi'i mengatakan keterangan dari panitera, majelis hakim dalam kondisi sakit, sehingga tidak bisa menghadiri sidang.


"Seyogyanya hari ini pemeriksaan saksi, dari Dinas Pendidikan Seluma," kata Safi'i kepada TribunBengkulu.com, Selasa (7/6/2022).


Sementara, kuasa hukum dua terdakwa dalam kasus ini, Sopian Siregar mengatakan penundaan karena kondisi kesehatan majelis hakim ini di luar analisa mereka.


"Kalau (majelis hakim) sakit ini, kita susahlah berbicara. Karena kondisi sakit, kita tidak bisa memaksa," ujar Sopian.


Namun, Safi'i menekankan sebagai kuasa hukum, pihaknya menginginkan sidang lebih berlangsung cepat.


"Harapan kami seperti itu, agar sidang lebih cepat, lebih efektif. Karena untuk kepastian hukum. Azas persidangan itu sendiri cepat, mudah, dan berbiaya ringan," ungkap dia.


Menurut Sopian, dari informasi yang dia dapatkan, persidangan bisa kembali dilanjutkan besok, Rabu (8/6/2022), pukul 08.30 WIB.


Sebelumnya, kasus dugaan korupsi dana BOS Seluma ini, dengan mantan Kadisdik Seluma, EH, dan pihak ketiga, FYA, telah menjalani beberapa kali persidangan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved