Pembunuhan Serka Halil

FAKTA Baru dan Kronologi Pembunuhan Serka Halil Anggota Kodim Seluma

Seorang anggota TNI yang bertugas di Makodim 0425 Kabupaten Seluma, Bengkulu, atas nama Serka Halil ditemukan tewas secara mengenaskan.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/Tribunbengkulu.com
Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno saat ditemui di ruangannya, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang anggota TNI yang bertugas di Makodim 0425 Kabupaten Seluma, Bengkulu, atas nama Serka Halil ditemukan tewas secara mengenaskan dengan sejumlah luka di sekunjur tubuhnya.

Sebelum terjadinya pembunuhan terhadap anggota TNI di Kabupaten Seluma, ternyata pelaku telah melaporkan korban ke Polres Seluma terkait cekcok mulut.

Diketahui pelaku berinisial Sa merupakan warga Kelurahan Bunga Mas, Kecamatan Seluma Kabupaten Seluma, serta lokasi kebun pelaku dan korban berdampingan.

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno menjelaskan, dari keterangan pelaku, permasalahan ini bukan terkait konflik lahan perkebunan namun karena adanya miskomunikasi antara pelaku dan korban.

"Sebelum kejadian, sempat terjadi cekcok mulut, sehingga korban dilaporkan ke Polres Seluma karena pelaku merasa tidak senang anaknya dituduh melakukan sesuatu oleh korban," ujar Sudarno kepada TribunBengkulu, Kamis (9/6/2022).

Baca juga: Anggota Kodim Seluma Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok, Pelaku Menyerahkan Diri

Kemudian, pihak kepolisian yang menerima laporan tersebut pun mengarahkan pelaku ke Kodim, dikarenakan korban merupakan seorang anggota TNI.

Korban pun pergi ke Kodim untuk melaporkan hal tersebut.

"Korban melaporkan itu hari Minggu (5/6/2022), kemudian pada Rabu (8/6/2022) pelaku dan korban bertemu di pondok kebun milik pelaku dan terjadi cekcok mulut lagi," kata Sudarno.

Lebih lanjut, dikatakan Sudarno, usai terjadi cekcok mulut, terjadilah perkelahian diantara keduanya yang berujung pada meninggalnya korban.

"Saat berkelahi, keduanya menggunakan senjata tajam jenis parang yang memang ada di perkebunan. Usai melakukan pembunuhan, pelaku pun menyerahkan diri ke Mapolres Seluma," ungkap Sudarno.

Usai mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian pun melakukan pengecekan di lokasi dan menemukan jenazah korban sesuai dengan laporan yang disampaikan pelaku.

"Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolda Bengkulu, namun proses hukumnya akan tetap dijalankan di Polres Seluma," ucap Sudarno.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved