Pembunuhan Serka Halil

Serka Halil di Mata Keluarga: Jadi Panutan, Dikenal Tak Pandang Bulu Dalam Membantu

Ayah angkat Serka Halil Putra, anggota Kodim 0425/Seluma yang jadi korban pembacokan, Buyung (60 tahun) mengatakan pihak keluarga merasa sedih

Penulis: Romi Juniandra | Editor: M Arif Hidayat
Romi Juniandra/Tribunbengkulu.com
Ayah angkat Serka Halil Putra, Buyung 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ayah angkat Serka Halil Putra, anggota Kodim 0425/Seluma yang jadi korban pembacokan, Buyung (60 tahun) mengatakan pihak keluarga merasa sedih dan terpukul dengan kepergian anggota keluarganya.

Menurut Buyung, dirinya dan Serka Halil bertemu terakhir kali pada Selasa (7/6/2022), sehari sebelum kematian Serka Halil.

"Kami sedih, saat dapat kabar ini. Sedih dan tak menyangka," kata Buyung kepada TribunBengkulu.com, Kamis (9/6/2022).

Menurut Buyung, anak angkatnya itu datang dan bertugas di Seluma sekitar 10 tahun lalu.

Namun, Serka Halil mampu menjadi panutan, baik di dalam keluarga, dan juga di tengah masyarakat.


"Dia tidak pandang bulu dalam bergaul," kata dia.

Dalam bermasyarakat, lanjut Buyung, Serka Halil juga ringan tangan dalam membantu masyarakat yang kesusahan.

"Anak kami ini tidak pandang bulu dalam membantu masyarakat. Kalau dia mampu, pasti dibantu," ujar dia.

Buyung juga mengatakan sepanjang yang diketahuinya, Serka Halil tak punya musuh. Karena itu, pihak keluarga merasa terpukul dengan kepergian Serka Halil.


Jenazah Serka Halil Putra juga telah dibawa ke kampung halamannya di Kerinci, Jambi, dan dimakamkan pada pagi hari ini, Kamis (9/6/2022).

Di rumah duka di Kelurahan Napal, Seluma, pihak keluarga malam ini menggelar yasinan dan tahlilan bersama.

"Malam ini, sampai malam besok," ungkap Buyung.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved