Sidang Tipikor Dana BOS Seluma, Saksi Kompak Pengadaan Laptop Sudah Dikondisikan Terdakwa

Sidang lanjutan perkara dana BOS Kabupaten Seluma yang menjerat mantan Kepala Dinas EH dan pihak ketiga FYA kembali digelar har ini, Kamis (9/6/2022

Editor: M Arif Hidayat
Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Sidang kasus tipikor dana BOS Seluma dengan agenda pemeriksaan saksi di PN Tipikor Bengkulu, Kamis (9/6/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sidang lanjutan perkara dana BOS Kabupaten Seluma yang menjerat mantan Kepala Dinas EH dan pihak ketiga FYA kembali digelar har ini, Kamis (9/6/2022).

Dalam sidang lanjutan yang dipimpin Hakim Ketua Diki Wahyudi Susanto, JPU dari Kejati Bengkulu menghadirkan sejumlah saksi, diantaranya adalah Fero (anak buah FYA), Wendi (honorer DisDik Seluma) dan Nanda (teknisi biro kumputer).

Dari keterangan saksi Fero dan Nanda, bahwa kedua saksi mengaku melakukan sosialisasi ke tiga tempat dalam dua hari.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rozano Yudistira mengatakan dari keterangan saksi-saksi pada sidang, dapat disimpulkan bahwa ada pihak yang tidak ada hubungannya dengan Dana BOS Afirmasi ini, mengambil peran penting. 

"Mereka ketiga saksi, masing-masing melaksanakan pekerjaan seperti pengantaran laptop dan sosialisasi Laptop itu atas perintah terdakwa Filya, dan terdakwa Emzaili," terang Yudistira.

Seharusnya dalam mekanisme pengadaan dana BOS Afirmasi ini dilakukan oleh kepala sekolah yang mendapat bantuan, namun pada fakta pelaksanaannya, seluruh pengadaan sudah dikondisikan oleh terdakwa Emzaili. 

"Yang perlu kita ketahui bahwa untuk kegiatan pembelanjaan barang itu sepenuhnya kewenangan Kepala Sekolah, namun pada pelaksanaannya ternyata ada campur tangan terdakwa Emzaili selaku Kepala Dinas," jelasnya.

Sementara, Penasihat Hukum terdakwa, Sopian Siregar menyebutkan bahwa memang benar adanya sosialisasi yang dilakukan oleh dua saksi yakni Ferro dan Nanda ke sekolah-sekolah atas perintah terdakwa Filya untuk kepentingan memberikan informasi tentang spesifikasi laptop yang dibagikan.

“Ferro dan Nanda melakukan sosialisasi kepada pihak sekolah-sekolah untuk menjelaskan spesifikasi laptop tersebut,” Ungkap Sopian.

Sementara itu, besok (10/6/2022) akan kemabli digelar sidang lanjutan dengan agenda mengahadirkan 10 kepala sekalah SMP Kabupaten Seluma sebagi saksi.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved