ART di Kota Bengkulu Dianiaya

Temui ART yang Dianiaya Oknum Polisi di Kota Bengkulu, Gubernur Janjikan Perlindungan Untuk Korban

Rohidin meyakinkan bahwa negara akan hadir untuk memberikan perlindungan dan juga recovery terhadap ART tersebut.

Editor: Hendrik Budiman
HO Media Center Pemprov
Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah menemui asisten rumah tangga (ART) YA perempuan 22 warga Bengkulu Utara yang menjadi korban kekerasan majikannya 

TRIBUNBENGKULU.COM - Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah menemui asisten rumah tangga (ART) YA perempuan 22 warga Bengkulu Utara yang menjadi korban kekerasan majikannya oknum polisi di Kota Bengkulu.

Rohidin meyakinkan bahwa negara akan hadir untuk memberikan perlindungan dan juga recovery terhadap ART tersebut.

"Sementara untuk proses hukum dugaan tindakan kekerasan, gubernur meminta pihak keluarga untuk memercayakan kepada pihak berwajib, kepolisian," kata Rohidin, Kamis (9/6/2022).

Baca juga: Posko Haji Telkomsel di Arab Saudi dan Indonesia, Permudah Komunikasi Jemaah Haji

Kepada YA, korban yang mengalami berbagai luka di tubuhnya itu, gubernur juga memberikan santunan.

Dirinya juga mengajak keluarga korban untuk memberikan dukungan agar YA 'tak tenggelam' dalam trauma.

"Untuk YA yang masih muda, Rohidin juga menawarkan untuk bisa mengikuti program ketrampilan kerja maupun wirausaha," ungkapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Vicky Ferly Anak Mantan Bupati Bengkulu Tengah Tewas Kecelakaan di Lubuklinggau

Ia menambahkan, saat ini kasus dugaan penganiayaan yang dialami YA tengah ditangani polisi.

"Sedangkan YA dalam proses hukum didampingi LBH, NGO, serta dinas perlindungan perempuan," pungkasnya.

Diancam Jika Kabur dari Rumah

Sebelumnya di beritakan, Yesi seorang ART di Kota Bengkulu mengaku lantaran sering dianiaya ia tak tahan lagi bekerja disana.

"Saya sebenarnya sudah tidak tahan lagi, tapi saya diancam oleh majikan saya. kalau saya kabur atau teriak saya akan digantung," kata Yesi kepada TribunBengkulu.com, Kamis (9/6/2022).

Baca juga: Jasad Mr X Korban Tabrakan Truk Tronton di Lubuklinggau Ternyata Anak Mantan Bupati Bengkulu Tengah

Yesi mengatakan ia telah bekerja selama enam bulan sejak Desember 2021 lalu, namun selama bekerja dirinya selalu dianiaya oleh majikannya.

"Saya dipukul menggunakan tangan maupun besi, pernah juga disiram air panas. Bahkan saya pernah ditempelkan setrika panas di bagian punggung saya," ujar Yesi.

Yesi meminta kepada pihak kepolisian agar pelaku dapat dihukum seberat-beratnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved