Pembunuhan Serka Halil

UPDATE Kasus Pembunuhan Serka Halil, Polisi Sebut Tak Ada Motif Lain Hanya Salah Paham

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno mengatakan motif sementara pembunuhan terhadap Serka Halil Putra hanya karena salah paham.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/Tribunbengkulu.com
Rumah duka Serka Halil di Kelurahan Napal, Seluma. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno mengatakan berdasarkan pemeriksaan sementara, polisi belum menemukan motif lain selain salah paham di kasus pembunuhan anggota Kodim 0425/Seluma, Serka Halil Putra.

Saat ini, kata Sudarno, polisi masih mengumpulkan saksi-saksi, karena lokasi kejadian cukup jauh dari pemukiman.

"Tidak ada (motif lain). Hasil pemeriksaan, hasil pengakuan dari pelaku, hanya itu. Karena kita masih memgumpulkan saksi-saksi," kata Sudarno kepada TribunBengkulu.com, Jumat (10/6/2022).

Ditambahkan Sudarno, proses hukum terhadap pelaku tetap berlangsung. Pelaku sendiri saat ini diamankan di Mapolda Bengkulu.

Baca juga: Serka Halil, Anggota TNI Bengkulu Korban Tewas Akibat Pembacokan Dimakamkan di Kerinci

"Yang menangani tetap Polres Seluma, dan dititipkan penahanan di Polda," ungkap dia.

Dari keterangan pelaku, lanjut Sudarno, permasalahan ini bukan terkait konflik lahan perkebunan namun karena adanya miskomunikasi antara pelaku dan korban.

Baca juga: FAKTA Baru dan Kronologi Pembunuhan Serka Halil Anggota Kodim Seluma

"Sebelum kejadian, sempat terjadi cekcok mulut, sehingga korban dilaporkan ke Polres Seluma karena pelaku merasa tidak senang anaknya dituduh melakukan sesuatu oleh korban," ujar Sudarno.

Kemudian, pihak kepolisian yang menerima laporan tersebut pun mengarahkan pelaku ke Kodim, dikarenakan korban merupakan seorang anggota TNI.

Korban pun pergi ke Kodim untuk melaporkan hal tersebut.

Baca juga: Anggota Kodim Seluma Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok, Pelaku Menyerahkan Diri

"Korban melaporkan itu hari Minggu (5/6/2022), kemudian pada Rabu (8/6/2022) pelaku dan korban bertemu di pondok kebun milik pelaku dan terjadi cekcok mulut lagi," kata Sudarno.

Lebih lanjut, dikatakan Sudarno, usai terjadi cekcok mulut, terjadilah perkelahian diantara keduanya yang berujung pada meninggalnya korban.

"Saat berkelahi, keduanya menggunakan senjata tajam jenis parang yang memang ada di perkebunan. Usai melakukan pembunuhan, pelaku pun menyerahkan diri ke Mapolres Seluma," ungkap Sudarno.

Usai mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian pun melakukan pengecekan di lokasi dan menemukan jenazah korban sesuai dengan laporan yang disampaikan pelaku.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved