Rabu, 10 Juni 2026

Alami Penyakit Kulit Langka, Warga Bermani Ulu Raya Terbaring Lemah dan Tak Bisa Menyusui Anaknya

Nurwanti (29), warga Desa Sumber Rejo Transad Kecamatan Bermani Ulu Raya, menderita penyakit kulit langka sejak Bulan April 2022 lalu. 

Tayang:
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: M Arif Hidayat
Panji/Tribunbengkulu.com
Kondisi Nurwanti (29) Desa Sumber Rejo Transad Kecamatan Bermani Ulu Raya, yang terbaring lemah di kasur dengan selimut tebal karena kulitnya yang mengelupas membuat Nurwanti kedinginan, pada Jum'at (10/6/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Nurwanti (29), warga Desa Sumber Rejo Transad Kecamatan Bermani Ulu Raya, menderita penyakit kulit langka sejak Bulan April 2022 lalu. 


Perempuan yang memiliki 3 orang anak yang masih kecil, dan bersama suaminya Rinto Muhamad Soleh (30), tinggal bersama orang tua Nurwanti dengan rumah yang sederhana. 

"Istri saya mendapat penyakit kulit ini sejak melahirkan anak ke 3 pada 21 maret 2022 lalu, tepatnya 6 April lalu, 8 April istri saya di rawat di rumah sakit DKT di Bengkulu selama 3 hari," kata Rinto Muhamad Soleh kepada TribunBengkulu.com, pada Jum'at (10/6/2022) malam. 


Rinto menambahkan, istri tercintanya ini mengalami penyakit kulit langka seperti kulit kering dan mengelupas. 


"Mulai muncul ruam merah dan gatal, usai mendapatkan perawatan di rumah sakit, istri saya menjalani rawaT jalan selama 1 minggu, lalu pindah ke sini (rumah orang tua nurwanti)," ujar Rinto.


Lanjutnya, saat memasuki idul fitri penyakit langka istrinya kambuh lagi, lalu dibawa ke RSUD Curup dirawat selama 10 hari. 


"Di lebaran ke 3 di bawa ke RSUD Curup, Sekarang rawat jalan lagi," ucap Rinto Muhammad Soleh


Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong Putra Mas Wigoro, menyempatkan diri datang dan melihat kondisi Nurwanti. 

"Ada perlengkapan bayi untuk anak Nurwanti, serta obat-obat yang diperlukan Nurwanti," kata Putra Mas Wigoro. 


Lanjut Putra, kegiatan Jum'at Berkah ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu dengan tujuan membantu masyarakat


"Dapat informasi dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan(TKSK) adanya warga yang menderita penyakit kulit langkah saat Jum'at sore, malamnya langsung berangkat, untuk Nurwanti juga segera pulih agar dapat menggendong buah hatinya," ucap Putra Mas Wigoro


Disisi lain, TKSK Bermani Ulu Raya Sutrima mengatakan, Nurwanti sebelum tinggal di Kota Bengkulu tinggal di Transad bersama orang tuanya.


"Kembali lagi ke rumah orang tuanya agar bayinya ada yang merawAt, karena akibat sakitnya tersebut ia tidak bisa mengurus bayinya sendiri," kata Sutrima


Lanjut Sutrima, kulit di sekujur tubuhnya itu mengelupas dan kadang perih serta gatal, ia juga tidak bisa menyusui anaknya. 


"Jadi sekarang minum susu kotak dan dirawat oleh ibunya," ucap Sutrima


Kini Nurwanti hanya bisa terbaring lemah di kasur dengan selimut tebal karena kulitnya yang mengelupas membuat Nurwanti kedinginan. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved