Pria Paruh Baya asal Jawa Tengah Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Perkebunan Kepahiang

Pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di pondok kebun. Jasad pria paruh baya ini ditemukan oleh warga Air Pesi Kecamatan Seberang Musi, Kehiang

Ho Polsek Kepahiang
Polisi melakukan olah TKP dan identifikasi jasad pria paruh baya yang ditemukan tak bernyawa oleh warga di Desa Air Pesi Kecamatan Seberang Musi, Kepahiang, Senin (13/6/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama


TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di pondok kebun Desa Air Pesi, Kabupaten Kepahiang.

Jasad pria paruh baya ini ditemukan tak bernyawa oleh warga Desa Air Pesi Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, Senin (13/6/2022) 

Diketahui pria paruh baya ini bernama Marno (69) warga Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah (Jawa Tengah).

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Harlian (30) warga Desa Air Pesi. 

Saksi diminta istri korban untuk memeriksa korban yang sedang bertani di Desa Air Pesi, lalu Harlian mendatangi pondok kebun kopi milik korban. 

"Korban tidak ada di pondok. Pondok korban sudah terbuka, lalu saat naik ke atas pondok memeriksa ternyata korban sudah terlentang tak bernyawa," kata Harlian kepada TribunBengkulu.com, Senin (13/6/2022).

Lanjut Herlian, mengetahui hal tersebut dirinya memanggil warga dan perangkat Desa. 

"Korban langsung dievakuasi untuk dibawa ke musala," ujar Harlian.

Sementara itu, pihak yang mendapat laporan dari masyarakat langsung menuju TKP. 

"Korban ini tinggal sendirian di sini, anak dan istrinya tinggal di Jawa. Berawal saat istri korban mengabari tetangganya untuk memeriksa korban," kata Ipda Pipin Nurkholis Kanit Reskrim Polsek Kepahiang saat dihubungi oleh TribunBengkulu.com, Senin (13/6/2022).

Lanjut Pipin, jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup. 

"Olah TKP sudah dilakukan pemeriksaan saksi juga sudah dilakukan. Pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban," ujar Ipda Pipin Nurkholis.

Pipin menjelaskan, beberapa hari sebelum ditemukan, istri korban sempat berulang kali menghubungi korban melalui nomor ponsel korban, namun panggilan tersebut tak mendapat jawaban dari korban.

"Dari hasil pemeriksaan saksi, korban memiliki penyakit darah tinggi, saksi juga menjelaskan terakhir kali korban terlihat pada Sabtu 11 Juni 2022 lalu," jelas Ipda Pipin.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved