Sidang Dana BOS Seluma

Majelis Hakim Tolak Pengajuan Observasi Kejiwaan Terdakwa Dugaan Korupsi Dana BOS Seluma

Terdakwa kasus dugaan korupsi dana BOS Seluma, FYA, mengeluhkan sakit dan mengajukan observasi kejiwaan kepada majelis hakim PN Bengkulu.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi/Tribunnews.com
Terdakwa kasus dugaan korupsi dana BOS Seluma, FYA. 

Kemudian, dengan alasan tertentu, terdakwa FYA meminta kembali kelebihan bayar ke Biru Komputer, yang akhirnya di transfer kembali ke rekening pribadi FYA sejumlah Rp 1,041 miliar.

Terdakwa FYA sendiri saat diberikan kesempatan oleh majelis hakim membantah sejumlah keterangan saksi.

Menurut FYA, dirinya sejak awal sudah mengatakan ke pihak Biru Komputer bahwa laptop yang dibeli adalah untuk pengadaan sekolah.

Kemudian, dalam pengembalian uang sejumlah Rp 1,041 miliar tersebut sisa pembelian tersebut, dirinya meminta dalam bentuk uang cash.

"Tapi buk Herliana (saksi) mengatakan tidak memiliki uang cash dengan jumlah segitu, dan meminta rekening saya. Saya tanyakan mertua saya (terdakwa EH), tidak apa-apa pakai rekening saya," ujar FYA.

Sementara, JPU Kejati Bengkulu, Dewi Kemalasari mengatakan bahwa terdakwa FYA sebelumnya pernah bekerja di Biru Komputer sebagai karyawan di sana.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved