Gubernur Tunggu Legal Opinion Kejati Soal Ganti Rugi Jalan Provinsi Akibat Aktivitas PT Injatama

Injatama dipastikan bakal mengganti rugi rusaknya ruas jalan provinsi yang berada di Desa Gunung Payung Kabupaten Bengkulu Utara.

Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/Tribunbengkulu.com
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menunggu legal opinion dari Kejati Bengkulu untuk meminta pertanggungjawaban jalan provinsi yang rusak akibat aktivitas PT Injatama 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - PT Injatama dipastikan bakal mengganti rugi rusaknya ruas jalan provinsi yang berada di Desa Gunung Payung Kabupaten Bengkulu Utara, yang rusak akibat aktivitas tambang batu bara yang dilakukan oleh pihak PT Injatama.

Namun untuk meminta pertanggungjawaban PT Injatama, tentu  harus ada legal opinion yang mendasari pelaksanaan ganti rugi jalan tersebut.

"Maka dari itu kita sampaikan ke kejaksaan untuk memuat bagaimana pandangan hukum, legal opinion dari kejaksaan, itu tadi yang dibahas," kata Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah usai Rapat Koordinasi Penyusunan/Pembahasan Legal Opinion (LO) terhadap rencana penggantian jalan dari PT Injatama pada Rabu (15/6/2022).

Dalam pertemuan sore hari ini, Rohidin telah memberi penjelasan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Heri Jerman jika aset tersebut merupakan aset milik Pemprov Bengkulu.

Termasuk juga memberi penjelasan terkait nilai, kerusakannya seperti apa, dan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh pihak Kejati Bengkulu.

"Nanti jika legal opinion sudah ada jawabannya dari Kejati, maka itu akan menjadi landasan bagi saya sebagai kepala daerah untuk meminta pertanggungjawaban, kepada pihak PT Injatama. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama," ungkap Gubernur.

Sementara itu, untuk perbaikan jalan yang terdampak aktivitas tambang sepanjang 2,4 Kilometer (KM) tersebut, Rohidi menginginkan perbaikan jalan yang lebih dari nilai jalan sebelumnya.

"Yang kedua jalan tersebut harus benar-benar bisa dimanfaatkan bagi masyarakat. Harus bisa menghubungkan desa-desa pengguna sebelumnya," kata Rohidin.

Terpisah Kajati Bengkulu, Heri Jerman mengatakan semua pihak sudah sepakat bahwa ruas jalan yang rusak tersebut harus dibangun ulang oleh pihak PT Injatama.

Sedangkan untuk kapan pelaksanaannya, tentu dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pihak PT Injatama, untuk diminta keterangan.

"Tunggu saja kabar selanjutnya, yang jelas tujuan kita bersama agar jangan sampai negara dirugikan," kata Heri.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved