Brimob Gadungan di Demak

Brimob Gadungan di Demak Tipu dan Bawa Kabur Mobil ASN Rembang, Keduanya Kenalan Lewat Facebook

Brimob gadungan itu menipu seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Darojah (40), warga Desa Pandaan Wetan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang.

Editor: Hendrik Budiman
TribunPantura.com/Raka F Pujangga
Brimob gadungan, Ahmad Asror (40),warga Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Kudus, melakukan penggelapan mobil milik ASN‎ tengah ditanya Kapolres Kudus, AKBP, Wiraga Dimas Tama, saat konferensi pers, di Mapolres Kudus, Kamis (16/6/2022). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang pria Ahmad Asror (40), warga Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, melakukan penggelapan dengan cara mengaku sebagai anggota Brimob gadungan yang bertugas di Polda Jateng.

Brimob gadungan itu menipu seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Darojah (40), warga Desa Pandaan Wetan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang.

Darojah menjadi korban penggelapan mobil pada hari Selasa (31/5/2022) lalu.

Baca juga: Istri Oknum Polisi Aniaya ART Resmi Jadi Tersangka, Tidak Ditahan karena Hamil

Pelaku mendekati korban lewat media sosial yang merupakan janda agar bisa membawa harta bendanya.

Kapolres Kudus, AKBP Wiraga Dimas Tama menjelaskan, kejadian bermula dari perkenalan antara pelaku dan korban lewat media sosial yang semula pelaku bernama Ikhsan.

Kemudian pelaku datang ke rumah korban‎ dan berkunjung ke rumah pelapor sebanyak dua kali.

Baca juga: Hilang Kendali, Mobil Pikap Berisi Ibu dan Anak Masuk Jurang di Liku 9 Kepahiang

"Karena sudah saling kenal pernah ke rumah korban, akhirnya paa saat kejadian mengajak korban ke Menara Kudus," ujar dia, saat konferensi pers di Mapolres Kudus, Kamis (16/6/2022).

Mereka pergi menggunakan mobil Honda Brio warna merah tahun 2019 bernopol K 9068 ND milik pelapor sekitar pukul 13.00.

Kemudian ‎sekira pukul 16.00, mereka tiba dan bermaksud untuk berziarah.

Selanjutnya pelapor masuk ke masjid dan melaksanakan Salat Ashar.

Baca juga: Penipuan Oknum PNS BPBD Provinsi Bengkulu, Janjikan Pekerjaan Proyek ke Kontraktor

"Ternyata pelaku kembali lagi ke mobil dan membawa kabur mobil tersebut," ujar dia.

Dua buah ponsel milik korban yang masih berada di dalam mobil juga turut dibawa pelaku.

Kemudian Polres Kudus menangkap pelaku tersebut di rumahnya di Kabupaten Demak pada 5 Juni 2022.

Pelaku dijerat pasal 372 KUHPidana dengan hukuman penjara paling lama empat tahun kurungan penjara.

Baca juga: Gaji ke-13 PNS Cair Juli, Pemprov Bengkulu Siapkan Anggaran Rp 50 Miliar Lebih

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved