ODGJ Bunuh Anak MTs

ODGJ Bunuh Anak MTs di Muratara, Pelaku Sempat Dipasung Ngamuk Tiap Lihat Orang Asing

Dedi Irwansyah (38) Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bunuh anak MTs di Muratara di Desa Biaro, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Dedi Irwansyah, ODGJ bunuh anak MTs di Muratara sudah diamankan di kantor polisi, Jumat (17/6/2022). Pelaku pembunuhan ini ngamuk tiap lihat orang asing. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Dedi Irwansyah (38) Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bunuh anak MTs di Muratara di Desa Biaro, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan

Pelaku dahulunya pernah dipasung, ngamuk tiap lihat orang asing yang melintas.

Baca juga: Bocah 5 Tahun di Bandung Dicabuli Paman, Korban Dicabuli Sebanyak 4 Kali dengan Iming-iming Es Krim

Namun, pasungnya dilepaskan lalu diobati ke rumah sakit jiwa di Kota Palembang hingga Bengkulu.

ODGJ bunuh anak MTs di Muratara ini sehari-hari hidup normal tetapi tetap dalam pengawasan petugas kesehatan.

Pelaku ODGJ bunuh anak MTs di Muratara ini juga pernah menikah dan punya anak.

"Dia itu dulu dipasung, kami membawanya ke Palembang, terus ke Bengkulu, berobat, kalau tidak salah tahun 2015," kata tokoh pemuda Desa Biaro, Zaida Abdi , Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Breaking News: Istri Oknum Polisi Penyiksa ART Resmi Jadi Tersangka, Tak Ditahan karena Sedang Hamil

Abdi mengatakan setelah pulang berobat dari rumah sakit jiwa, Dedi menjalani rawat jalan dengan diberikan obat secara rutin dari Dinas Kesehatan Muratara melalui Puskesmas Karang Dapo.

Sejak itu, Dedi tidak pernah mengamuk, namun sering emosi ketika melihat ada orang yang tidak dikenalinya atau orang asing masuk ke desanya.

Abdi mengaku tidak mengetahui secara pasti asal mula Dedi mengalami gangguan jiwa.

"Dulu ada orang dari BPN ke desa kami, mau ngukur tanah program Prona, emosi juga dia (Dedi), mungkin dia ada traumatis terhadap orang luar desa ini. Nah ini ada orang jual tikar keliling masuk desa, emosi lagi dia," kata Abdi.

Baca juga: Wanita Asal Sukabumi Korban Perdagangan Orang, Daftar Jadi Pelayan malah Disuruh Jual Diri

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved