Pemalakan 2 Sopir Truk di Binduriang

BREAKING NEWS: Kronologi Aksi Preman Palak 2 Sopir Truk di Binduriang Rejang Lebong Bengkulu

Lanjut udeng, pihaknya mendapatkan kabar dari pihak legalnya, 2 unit truk yang membawa bibit kepala sawit di kejar oleh 3 orang tak dikenal.

Tangkapan Layar
Tangkap layar video dugaan aksi preman palak 2 sopir truk di Binduriang Rejang Lebong di jalan lintas Curup-Lubuklinggau 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Beredar video viral pemalakan dan pengadangan aksi premanisme terhadap truk di jalaur rawan Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. 

TribunBengkulu.com mewawancarai pihak perusahaan tempat para sopir truk bekerja. 

Direktur Humas Agro Group, Udeng Zainal Kamal membenarkan 2 sopir truknya mengalami pemalakan oleh preman di jalan lintas Curup-Lubuklinggau, Pada Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Viral Video Diduga Aksi Preman Palak 2 Sopir Truk di Binduriang Rejang Lebong

"Pada pukul12.00 WIB, 2 unit truk milik kami berangkat dari kota Lubuklinggau menuju Ketahun, Bengkulu Utara membawa bibit sawit," kata Udeng Zainal Kamal, saat dihubungi Tribunbengkulu.com, pada Sabtu (18/6/2022).

Udeng mendapatkan kabar dari pihak legalnya, 2 unit truk yang membawa bibit kepala sawit di kejar oleh 3 orang tak dikenal menggunakan sepeda motor.

"Setelah melewati jembatan dua dari arah PUT, truk kami tetap melaju saja. Namun saat melewati jalan yang menanjak, sudah melewati jembatan sempit, dan tanjakan yang cukup panjang jadi dalam kondisi jalan yang tidak memungkinkan ini truk berhasil dihadang oleh 3 orang tersebut," ujarnya.

Kemudian, 2 unit truk dihentikan secara paksa di tengah jalan oleh orang-orang yang menggunakan 2 unit sepeda motor ini.

"Sopir kami takut nanti terjadi kecelakaan jika tetap melaju," ucap Udeng Zainal Kamal.

Udeng menjelaskan, saat truk masih di tengah jalan, dipaksa untuk menepi, lalu terjadi cekcok mulut dengan 3 orang ini.

Sebuah video diduga aksi preman palak 2 sopir truk  angkutan barang oleh oknum di Binduriang Rejang Lebong beredar di jejaring media sosial
Sebuah video diduga aksi preman palak 2 sopir truk angkutan barang oleh oknum di Binduriang Rejang Lebong beredar di jejaring media sosial (Tangkapan Layar FB @Anugrah Alam Lestari)

"Sopir merasa ada tanggung jawab atas truk dan muatannya, lalu sopir kami mengalah, namun orang tak dikenal ini melakukan pemaksaan (pemalakkan)," jelasnya.

Awalnya orang tak dikenal ini tidak mau memasang stiker hanya memaksa meminta uang sebesar Rp 500 ribu untuk 1 unit truk.

"Posisi di sana jaringan kurang bagus, jadi sopir kami susah untuk menghubungi tim legal di sana. Lalu sopir kami mengambil insiatif dengan bernegosiasi dengan posisi dalam tekanan, sopir kami juga mendapatkan ancaman," tutur Udeng.

"Jadi saat itu sopir hanya memiliki uang makan saja, orang tak dikenal ini mau diberikan uang Rp 50 ribu 1 truk, dengan kesempatan mobil truk harus memiliki tanda pengenal,"

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved