Damkar Lubuklinggau Lapor Polisi, 3 Kali Kena Prank Dapat Info Hoax Kebakaran

Kepala DPKPB Kota Lubuklinggau, Lutfi Ishak mengatakan, dari Januari-Juni pihaknya sudah 3 kali mendapat laporan palsu dari masyarakat.

Editor: Hendrik Budiman
Dokumentasi Damkar Lubuklinggau
Petugas Damkar Lubuklinggau sedang memadamkan api. Damkar Lubuklinggau sudah tiga kali kena prank mendapatkan informasi palsu kebakaran. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau bakal lapor polisi karena sudah 3 kali kena prank mendapat informasi palsu soal kebakaran.

Kepala DPKPB Kota Lubuklinggau, Lutfi Ishak mengatakan, dari Januari-Juni pihaknya sudah 3 kali mendapat laporan palsu dari masyarakat.

Baca juga: Profil Gangga Kusuma Pacar Awkarin yang Dikabarkan Putus, Usai Lamaran Prank

"Informasinya laporan itu bermula ada warga yang menghubungi DPKPB melaporkan ada kejadian suatu kebakaran pemukiman di Kota Lubuklinggau," kata Lutfi Ishak, dikutip dari TribunSumsel.com, Selasa (21/6/2022).

Namun, kaat Lutfi saat petugas DPKPB datang ke lokasi untuk memadamkan api tidak menemukan adanya kebakaran tersebut.

Bahkan, saat ini untuk menanggulangi adanya laporan palsu soal kebakaran ini berencana menerapkan aplikasi.

Baca juga: Viral Wanita di Bali Tangan dan Mulut Diikat Ngaku Korban Rudapaksa Ternyata Hoax, Begini Faktanya

"Sekarang kita ada rencana membuat aplikasi Si Damkar sejenis macam jenis aplikasi ojek online," ungkapnya.

Harapannya, adanya aplikasi tersebut dapat mengatasi dan mengantisipasi terjadinya prank.

Sebab dengan aplikasi tersebut otomatis bisa mengecek hotspot si penelpon.

"Begitu dia tekan nomor kita, ketahuan dimana dia titiknya," ujarnya.

Menurutnya, aplikasi itu saat ini sedang diproses untuk dibuat. Aplikasi itu untuk membantu masyarakat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved