Rokok Ilegal di Lampung

6,3 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Lampung, Marak Diperjualbelikan Via Toko Online

Penyitaan rokok ilegal itu dilakukan Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar)

Editor: Hendrik Budiman
Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter
Barang bukti rokok ilegal. Peredaran rokok tanpa dilengkapi pita cukai resmi alias ilegal masih banyak beredar di wilayah Lampung. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sebanyak 6,3 juta batang rokok ilegal di wilayah Lampung berhasil disita.

Penyitaan rokok ilegal itu dilakukan Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar)

Barang bukti rokok ilegal tersebut merupakan hasil penindakan yang dilakukan periode Juli - Desember 2021 lalu.

Baca juga: Marak Rokok Ilegal di Lampung, Modus Peredaran Pakai Jasa Toko Online

Peredaran rokok tanpa dilengkapi pita cukai resmi alias ilegal diperjualbelikan lewat jasa toko online.

Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sumbagbar, Kunto Prasti Trenggono mengatakan saat ini ada modus baru dalam peredaran gelap rokok ilegal di Lampung.

Peredaran rokok ilegal dengan menggunakan jasa e-commerce atau toko online.

"Mereka melakukan pemesanan secara online, kemudian rokok ini dikirim melalui jasa pengiriman," kata Kunto, seusai melakukan pemusnahan barang bukti di Kanwil DJBC Sumbagbar, Kamis (23/6/2022).

Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengawasan di bidang cukai, terdapat empat penyidikan perkara sepanjang Tahun 2021.

Tidak hanya terhadap pelaku pelanggaran yang tertangkap tangan, namun pemasok atau penyalur barang ilegal dilakukan tindakan represif.

"Berupa penindakan dan penyidikan guna memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran," kata Kunto.

Baca juga: Sidang Pembunuhan Vini, Ayah Vini Tak Terima Vini Korban Pembunuhan oleh Suami Disebut Selingkuh

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved