Rabu, 6 Mei 2026

Anak Ulama Buya Arazy Tertembak

Anak Ulama Buya Arrazy Meninggal Tertembak Senjata Api, Polisi Ungkap Ketidaksengajaan

Anak ulama Buya Arrazy  yang masih berusia 5 tahun tewas tertembak senjata api miliki polisi pada saat menjadi pengawal ulama kondang tersebut.

Tayang:
Penulis: Irlandika Kusuma. S | Editor: prawira maulana
Foto: Instagram/dakwahbuyaarrazy
Anak ulama kondang Buya Arrazy yang masih berusia lima tahun meninggal tertembak oleh senpi milik polisi pengawalnya, polisi ungkap peristiwa tersebut tidak sengaja dan kecelakaan. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Anak ulama Buya Arrazy  yang masih berusia 5 tahun tewas tertembak senjata api miliki polisi pada saat menjadi pengawal ulama kondang tersebut.

Dikutip dari kompas.com, Diketahui peristiwa tertembaknya anak ulama Buya Arrazy tersebut terjadi pada Rabu (22/6/2022) sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa tertembak nya anak ulama Buya Arrazy dibenarkan oleh Kepolisian Resor (Kapolres) Tuban AKBP Darman.

"Telah terjadi kelalaian sehingga terjadi kecelakaan seorang anak laki-laki kecil putra salah satu ulama yang terjadi Kecamatan Palang, Tuban," kata AKBP Darman, yang dikutip dari Kompas.com, pada Kamis (23/6/2022).

Dijelaskan Darman, Kronologis kejadian peristiwa tertembak nya anak ulama Buya Arazzy tersebut bermula pada saat ulama Buya Arrazy bersama dengan keluarganya berkunjung ke rumah mertuanya yang berada di Desa Palang, Tuban, Jawa Timur.

Dimana pada saat itu Buya Arrazy dikawal oleh polisi yang berinisial M. Kemudian Buya Arrazy dan polisi yang menjadi pengawal tersebut menunaikan ibadah shalat Zuhur, kemudian polisi tersebut meletekan senjata apinya di tempat yang menurut ia aman.

Namun ketika polisi berinisial M tersebut melaksanakan ibadah Shalat Zuhur, ternyata anak ulama Buya Arrazy tersebut mengambil Senpi milik M.

Diketahui bahwa anak Ulama Buya Arrazy tersebut masih berusia 5 tahun, sehingga ia bermain-main dengan senjata polisi milik pengawalnya tersebut.

Tidak berselang lama, tiba-tiba terdengar bunyi letusan, kemudian Buya Arrazy dan keluarga nya beserta polisi yang menjadi pengawal tersebut menuju ke tempat sumber bunyi letusan tersebut.

Ternyata anak Buya Arrazy tertembak oleh senpi miliki polisi pengawalnya yang mengenai salah satu bagian anggota tubuh korban.

Sehingga atas insiden tersebut, anak ulama Buya Arrazy meninggal di tempat.

"Senjata sudah ditaruh di tempat yang aman. Tapi, namanya musibah dimanapun bisa terjadi," ujar Darman.

"Kami sudah berkoordinasi untuk saudara M ini nanti akan ditindaklanjuti oleh satuan tugas mereka," tegas Darman.

Saat ini anak ulama Buya Arrazy tersebut sudah di makam kan di Makam Islam Wareng, Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved