Kontroversi Holywings

Catut 'Muhammad dan Maria' dalam Promo Minuman Alkohol, Berikut Deretan Kontroversi Holywings

Holywings saat ini tengah menjadi sorotan usai menggelar promo minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

Editor: Hendrik Budiman
via Twitter @txtfrombrand
Kontroversi promo Holywings yang catut nama Muhammad dan Maria. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kontroversi Holywings yang mencatut nama Muhammad dan Maria dalam promosi minuman beralkohol menuai protes di masyarakat.

Holywings saat ini tengah menjadi sorotan usai menggelar promo minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

Ilustrasi: Holywings Kelapa Gading. Gerakan Pemuda (GP) Ansor siang ini konvoi untuk menggeruduk outlet Holywings Indonesia yang berada di Jakarta. Aksi ini dilakukan sebagai buntut promo minuman keras (miras) gratis untuk pengunjung yang memiliki nama 'Muhammad dan Maria'.
Ilustrasi: Holywings Kelapa Gading. Gerakan Pemuda (GP) Ansor siang ini konvoi untuk menggeruduk outlet Holywings Indonesia yang berada di Jakarta. Aksi ini dilakukan sebagai buntut promo minuman keras (miras) gratis untuk pengunjung yang memiliki nama 'Muhammad dan Maria'. (holywings.com)

Lewat akun Instagram-nya, @holywingsbar, promo tersebut berlaku pada Kamis (23/6/2022) kemarin.

Selain promo itu, Holywings juga beberapa kali membuat kontroversi di tengah masyarakat Indonesia.

Berikut ini deretan kontroversi Holywings:

1. Langgar PPKM di Tengah Ramainya Kasus Covid-19

Pada 2021 lalu, Holywings ramai dibicarakan lantaran melanggar kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tengah maraknya kasus Covid-19.

Bahkan, salah satu cabang Holywings yang ada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, telah melanggar aturan PPKM sebanyak tiga kali.

Mengutip Kompas.com, pelanggaran pertama dilakukan pada Februari 2021, kedua pada Maret 2021, dan terakhir pada 5 September 2021.

Outlet Manajer Holywings Kemang, Joseph Ado, mengaku salah telah melakukan pelanggaran dengan tetap membuka aktivitas meski telah melewati jam operasional di tengah kebijakan PPKM.

Joseph menyebutkan, pembukaan Holywings Kemang yang melewati jam operasional hanya mengikuti arahan dari pihak manajemen.

“Kami di sini tetap ya, namanya kami sama-sama mencari uang, kami mencari makan, kami mengusahakan apa yang ada dulu,” ujar Joseph kepada wartawan, Senin (6/9/2021) malam.

Buntutnya, Holywings Kemang diketahui dilarang beroperasi selama masa PPKM level apa pun.

Pihak Satpol PP DKI Jakarta juga memberikan denda sebesar Rp 50 juta.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved