Tembak Mantan Bos

Pria di Banyuasin Tembak Mantan Bos Gegara Tak Diberi Pinjaman Uang,Pelaku Rampok Uang dan Perhiasan

Pria bernama Samsudin alias Sam (60) membunuh pasangan suami istri, Somad (40) dan Ida (40) yang merupakan mantan bosnya.

Editor: Hendrik Budiman
Pragativadi.com
Ilustrasi Penembakan. Pria di Desa Sungsang IV Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan tembak mantan bos gara-gara tak diberi pinjaman uang. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang pria di Desa Sungsang IV Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan tembak mantan bos gara-gara tak diberi pinjaman uang.

Pria bernama Samsudin alias Sam (60) membunuh pasangan suami istri, Somad (40) dan Ida (40) yang merupakan mantan bosnya.

Baca juga: Ayah Bayi Prematur Korban Aborsi di Bengkulu Terancam Penjara Seumur Hidup

Sam nekat membunuh sekaligus merampok mantan bosnya itu lantaran sakit hati karena selain pinjaman uang ditolak dan dihina mantan bosnya itu.

"Saya mau pinjam uang, tapi tidak dikasih. Malah saya dihina, sakit hati saya," kata Sam saat menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumsel, Senin (27/6/2022).

Baca juga: Serma Dedi Anggota TNI di Makassar Dikeroyok Jukir dan 3 Pelajar, Berawal dari Cekcok Mulut

Miris, kedua korban yang dibunuh dengan cara ditembak pada Rabu (1/6/2022), jasadnya baru ditemukan dua hari kemudian di rumahnya.

Sebab pasangan pengusaha kayu itu hanya tinggal berdua di kediaman mereka yang letaknya cukup jauh dari permukiman warga.

"Bukan saya yang nembak pertama, tapi teman saya," ucapnya.

Baca juga: Pemuda Rejang Lebong Curi Motor di Bengkulu Utara, Ditembak Polisi Saat Melintas di Kepahiang

Tak cukup menghilangkan nyawa, Samsudin bersama kedua rekannya, AL (DPO) dan BL (DPO) juga membawa kabur sejumlah harta korban.

Diantaranya uang tunai sebesar Rp1 juta yang kemudian mereka bagi tiga, satu unit handphone dan satu sepeda motor.

Baca juga: Mahasiswa di Bengkulu Selatan Ditusuk Orang Tidak Dikenal Saat Asik Nongkrong di Taman Merdeka

Selain itu, ketiga korban juga mencuri kalung, gelang dan cincin milik korban yang saat akan dijual ternyata barang imitasi.

"Jadi emasnya urung kami jual," ucapnya.

  • Berita Terkait :#Tembak Mantan Bos
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved