Teman Bunuh Teman

Teman Bunuh Teman di Kepahiang, Pelaku Ditetapkan Sebagai Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

NA remaja berusia 16 tahun, ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan teman sendiri di Kepahiang.

Ho Polres Kepahiang
Penyidik Polres Kepahiang melakukan identifikasi korban. Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 15 tahun penjara. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - NA remaja berusia 16 tahun, ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan teman sendiri di Kepahiang.

Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan barang bukti kasus teman bunuh teman oleh penyidik Sat Reskrim Polres Kepahiang. 

Tersangka diduga kuat menusuk temannya sendiri Gito Gunawan (21) dengan senjata tajam jenis badik sepanjang 30 cm. 

Berita Bengkulu :


"Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini," kata Ipda Andika Rizkiawan, Kanit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, pada Rabu (29/6/2022) 


Tersangka disangkakan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara. 

Kanit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, Ipda Andika Rizkiawan
Kanit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, Ipda Andika Rizkiawan


Polisi juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku, lantaran dari keterangan pihak keluarga pelaku, ia beberapa hari terakhir berprilaku aneh seperti gangguan jiwa. 


"Kami akan melakukan observasi kejiwaan terhadap pelaku juga nantinya," ujar Andika

Berita Bengkulu : Manajer Karaoke Ayu Ting Ting Bengkulu Bantah Menyediakan Pemandu Lagu

Kronologis Kejadian Teman Bunuh Teman

Saat sebelum terjadinya pembunuhan, pada Selasa (28/6/2022) korban berpamitan kepada temannya yang tinggal 1 rumah dengan korban mengambil sayur untuk dimasak. 


Saat teman korban masuk ke dalam rumah, sekitar 30 menit, teman korban mendengar adanya teriakan minta tolong dari depan rumah. 


Lantas teman korban langsung berlari ke depan rumah, melihat korban sudah bersimbah darah dan langsung meminta pertolongan warga setempat untuk membawa korban ke rumah sakit, na'as korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit dengan luka tusuk di bagian dada kiri dan kanan. 


Pelaku dan Korban Terlibat Cekcok Mulut Perkara Kunci Motor

"Untuk modus sementara antara korban dan pelaku terjadi cek-cok mulut, yang bermula dari korban mau meminjam kunci-kunci untuk memperbaiki motornya," kata Andika.

Berita Bengkulu : 13 Game Slot Penghasil Uang, Saldo Terbukti Langsung ke DANA


Korban saat itu tidak memberikan kunci-kunci tersebut, hingga pelaku emosi dan terjadilah penusukan terhadap korban. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved