Banjir Hujan Deras di Bengkulu

130 Kepala Keluarga di Dusun Ini Terisolasi Akibat Terendam Banjir di Seluma Provinsi Bengkulu

Sebanyak 130 Kepala Keluarga (KK) di Dusun III Mekar Sari dan Padang Genting Desa Jenggalu Kecamatan Sukaraja, Seluma Provinsi Bengkulu terisolasi

Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
Beta Misutra/Tribunbengkulu.com
Akses jalan menuju Dusun III Mekar Sari dan Padang Genting Desa Jenggalu Kabupaten Seluma terendam banjir. Sebanyak 130 Kepala Keluarga terisolasi akibat banjir Bengkulu Hari ini Kamis (30/6/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Akibat banjir Bengkulu hari ini, sebanyak 130 Kepala Keluarga (KK) di Dusun III Mekar Sari dan Padang Genting Desa Jenggalu Kecamatan Sukaraja, Seluma Provinsi Bengkulu terisolasi. Akses jalan menuju dusun mereka terendam banjir sejak Subuh Kamis (30/6/2022), dan membutuhkan pertolongan.

Kepala Desa Jenggalu, Jhoni Midarling mengatakan, akibat banjir Bengkulu hari ini kurang lebih ada 130 KK yang berdomisili di Dusun III Desa Jenggalu tersebut.

Banjir Bengkulu hari ini membuat dua akses jalan yang biasanya dilalui warga Dusun III jika ingin keluar, yaitu jalan Dusun III ke arah jalan lintas Bengkulu Seluma dan jalan menuju Desa Riak Siabun yang juga tembus ke Kelurahan Padang Serai Kota Bengkulu.

Namun kedua akses jalan tersebut semuanya terendam banjir, sehingga akses jalan tidak bisa untuk dilalui masyarakat yang ingin keluar.

"Tadi pagi kita sudah komunikasi dengan Kepala Dusun (Kadun) lewat pesan WhatsApp. Kabarnya kondisi air disana ketinggiannya mencapai 2,5 meter," ungkap Jhoni.

Untuk kondisi banjir di Dusun III sendiri, ada sekitar 15-20 rumah yang dikonfirmasi terendam oleh banjir.

Sedangkan rumah-rumah lainya tidak terdampak banjir, karena posisi Dusun III Mekar Sari dan Padang Genting yang cukup tinggi.

Dengan tertutupnya akses jalan ini, dikhawatirkan masyarakat akan kekurangan bahan makanan, akibat tidak bisa keluar dari dusun untuk membeli kebutuhan pokok.

"Kalau banjir tak kunjung surut, tentu itu sangat mengkhawatirkan, belum komunikasi kita yang tidak terlalu lancar. Karena dalam kondisi normal saja disana memang agak kesulitan sinyal, apalagi dalam kondisi seperti saat ini, ini saja dari pagi lampu mati," ujar Jhoni.

Sementara itu Jhoni berharap baik pemerintah Kabupaten Seluma maupun Pemda Provinsi Bengkulu agar memberi perhatian khusus untuk warganya yang terdampak banjir ini.

Terutama untuk masyarakat yang berada di Dusun III Mekar Sari dan Padang Genting, yang saat ini kondisinya terancam akibat terisolasi banjir.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved