Rabu, 22 April 2026

Longsor di Bengkulu Selatan

Titik Longsor di Bengkulu Selatan Bertambah, Jalan Lintas Manna-Pagaralam Lumpuh

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bengkulu Selatan sejak Selasa (28/6/2022) menyebabkan titik longsor di jalan lintas Manna-Pagaralam bertambah

Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Yunike Karolina
Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Pembersihan material longsor di jalan lintas Manna-Pagaralam Desa Batu Bandung menggunakan alat berat milik Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Kamis (30/6/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bengkulu Selatan sejak Selasa (28/6/2022) malam menyebabkan titik longsor di jalan lintas Manna-Pagaralam bertambah.

Sebelumnya, longsor terjadi di jalan lintas Manna-Pagaralam Desa Batu Bandung Kecamatan Pino.

Namun informasi diperoleh TribunBengkulu.com sekitar pukul 10.23 WIB longsor juga terjadi di jalan lintas Manna-Pagaralam dengan titik lokasi Desa Lubuk Tapi dan Air Tenam di Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Akibatnya, jalan lintas yang menghubungkan Bengkulu-Sumatera Selatan ini lumpuh total lantaran tidak ada jalan alternatif lain.

Plt. Kadis PUPR Kabupaten Bengkulu Selatan, Teddy Setiawan membenarkan ada penambahan titik lokasi longsor.

"Baru saja mendapatkan telepon dari warga titik longsor kembali bertambah. Untuk titik jelasnya belum diketahui di mana, sebentar lagi kita akan menuju ke lokasi," Jelas Teddy Kepada TribunBengkulu.Com, Kamis (30/6/2022).

Peristiwa tanah longsor juga mengakibatkan satu tiang listrik di Desa Air Tenam roboh.

"Pihak PLN sudah menuju lokasi untuk memperbaiki sementara," ungkap Teddy.

Untuk diketahui, PUPR Bengkulu Selatan dan BPBD Bengkulu Selatan sekarang baru menyelesaikan pembersihan satu titik lokasi longsor di Desa Batu Bandung.

Sekarang pembersihan masih dilanjukan di lokasi tanah longsor di Desa Bandar Agung yang tidak terlalu parah.

Diperkirakan waktu pembersihan bahu jalan yang tertimbun material tanah longsor akan bertambah disebabkan dengan kembali bertambah lokasi longsor.

Pembersihan juga hanya dilakukan oleh satu unit alat berat. 

"Kalau longsor juga di sana (Air Tenam dan Lubuk Tapi) sementara kendaaran tidak bisa lewat. Jalan alternatif ada di desa Simpang Pino, untuk ke Simpang Pino dari arah Sumatera Selatan harus melewati desa Air Tenam dulu. Jadi sementara kendaraan terjebak tidak bisa lewat," ungkap Teddy.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved