3 OPD di Bengkulu Selatan Gagal Terima Dana DAK Gegera Hal Ini, Bupati Gusnan: Itu Jadi PR Besar

Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bengkulu Selatan gagal menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022.

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/Tribunbengkulu.com
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi. Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bengkulu Selatan gagal menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bengkulu Selatan gagal menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022.

Hal itu lantaran belum adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang membuat 3 OPD itu gagal terima DAK 2022.

BERITA BENGKULU :

Rumah dan Bengkel Miliknya Hampir Ambles, Warga Bumi Ayu Minta Walikota Segera Turun Tangan

Kerugian Banjir di Bengkulu Ditaksir Capai 2,5 Miliar, 4.594 KK terdampak

Baca juga: Turun Sedikit, Harga Cabai Merah di Pasar Tradisional Bengkulu Rp 85-90 Ribu per Kilogram

Akibatnya, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan harus kehilangan uang miliar rupiah dari Pemerintah Pusat.

Data yang dihimpun TribunBengkulu.com, perancangan maupun pengesahan yang dilakukan OPD sekarang tidak akan tekejar lagi.

Ketiga OPD tersebut yakni Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan.

Tidak menerima kucuran DAK itu, mereka tidak dapat maksimal dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat BS.

"Ada 3 OPD yang tidak menerima kucuran DAK," kata Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi TribunBengkulu.com, Minggu (3/7/2022).

BERITA BENGKULU:

Baca juga: Breaking News: Truk Brimob Tabrak Kios Buah di Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu

Baca juga: Update Info Banjir Bengkulu: Air Mulai Surut, Jalan Ditutup Bisa Diakses Kembali

Baca juga: Siap-siap Diumumkan 6 Juli 2022! Ini Link Pengumuman PPDB SMA Bengkulu 2022 Jalur Zonasi

Menurutnya, gagalnya tiga OPD tersebut mendapat kucuran DAK lantaran persyaratan yang diminta tidak lengkap.

Sehingga tahun ini gigit jari dan tahun depan juga akan gigit jari juga jika syarat tersebut tidak dilengkapi.

"Syarat yang kurang itu tidak memiliki perda sebagai payung hukumnya," ujar Gusnan.

Gagalnya ketiga OPD tersebut tidak mendapatkan kucuran DAK bukan hanya kesalahan dari ketiga OPD itu saja, Namun kesalahan semuanya.

Itu menjadi pekerjaan rumah bersama, agar kedepan perda tersebut dapat segera diselesaikan.

Sehingga pada tahun-tahun mendatang, agar ketiga OPD tersebut mendapatkan kucuran DAK.

Dengan begitu dapat membantu warga Bengkulu Selatan meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Ini kesalahan semuanya, semoga ke depan perda untuk tiga OPD segera tuntas agar nantinya bisa mendapat kucuran DAK," tutup Gusnan.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved