Arisan Bodong

Bos Arisan Online di Medan Jadi Tersangka, Malah Laporkan Balik Kanit Reskrim Kasus pemerasan

Bos arisan online di Medan Sumatera Utara bernama Dinda Yuliana ditetapkan tersangka atas kasus arisan online.

Editor: Hendrik Budiman
Tangkapan Layar/Tribun-Medan.com
Bos arisan online di Medan Sumatera Utara bernama Dinda Yuliana. Usai menjadi tersangka atas kasus arisan online DY resmi melaporkan Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Bambang ke Propam Polda Sumut, Senin (4/7/2022). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Bos arisan online di Medan Sumatera Utara bernama Dinda Yuliana ditetapkan tersangka atas kasus arisan online.

Akan tetapi, usai menjadi tersangka kasus arisan online, DY resmi melaporkan Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Bambang ke Propam Polda Sumut, Senin (4/7/2022).

Baca juga: Bos Arisan Online yang Bawa Kabur Uang Member Senilai Rp 3 M, Ditangkap Bersama Suami dan Anaknya

Dinda yang merupakan tersangka arisan onlnie melaporkan Iptu Bambang atas dugaan percobaan pemerasan terhadap dirinya.

Dinda Yuliana, yang sebelumnya dilaporkan dalam kasus dugaan arisan online di Polsek Percut Seituan.

Kuasa hukum Dinda Yuliana, Joko Pranata Situmeang mengatakan, dugaan percobaan pemerasan itu terjadi di sebuah kafe pada 18 Januari lalu.

Baca juga: Polisi Tangkap Bandar Arisan Online Senilai Rp 3 Miliar, Korban Minta Pelaku Dihukum Berat

Disini dia menerangkan, Iptu Bambang meminta uang kepada Dinda sebesar Rp 10 juta namun ditolak oleh Dinda dan mereka bubar dari kafe itu karena tidak ada kesepakatan.

Namun setibanya di rumah, Dinda kembali menghubungi Iptu Bambang dan menyebut cuma bisa menyanggupi Rp 3 juta.

Penawaran oleh Dinda ternyata ditolak Iptu Bambang karena dia bersikeras agar Dinda memenuhi uang sebesar Rp 10 juta.

"Pada saat itu klien saya tidak mau memberikan uang tetapi setelah pulang dia chat '3.000 yang ada om yang ada' lalu diminta suruh penuhi saja," kata Joko Pranata Situmeang menirukan isi chat Dinda ke Bambang.

Diduga karena tak ada kesepakatan soal uang pada tanggal 20 bulan Juni Dinda dipanggil oleh Polsek Percut dengan status sudah tersangka.

Baca juga: Larikan Uang Arisan Online, Warga Curup Dilaporkan ke Polda Bengkulu, Kerugian Rp 3 Miliar

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved